Polri Putar Strategi Keamanan Lewat Rotasi Pimpinan di Malang Raya

AKBP Putu Kholis Aryana akan menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota (ist)
AKBP Putu Kholis Aryana akan menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota (ist)

Kota Malang, blok-a.com – Dinamika kepemimpinan di tubuh Polresta Malang Kota bersiap memasuki babak baru. Hal ini menyusul beredarnya surat telegram Kapolri bernomor ST/2781B/VII/KEP./2025 yang mengatur rotasi sejumlah pejabat utama Polri, termasuk posisi Kapolresta Malang Kota.

Dalam surat tersebut, Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Putu Kholis Aryana ditunjuk untuk menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, menggantikan Kombes Pol Nanang Haryono. Pergantian ini menjadi perhatian publik dan kalangan penegak hukum, mengingat posisi strategis Kota Malang sebagai kota pendidikan, ekonomi, dan destinasi wisata.

Putu Kholis Aryana bukan sosok baru di lingkungan kepolisian. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 ini memiliki rekam jejak panjang di berbagai satuan strategis Polri.

Kariernya mencakup posisi ajudan Wakapolri, Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polresta Depok, hingga Kanit III Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Namanya semakin dikenal publik saat tergabung dalam tim penangkapan buronan kelas kakap Djoko Tjandra di luar negeri. Pengalaman tersebut mempertegas reputasinya sebagai perwira yang lama berkecimpung di bidang reserse dan penegakan hukum.

Kota Malang juga bukan wilayah asing bagi Putu Kholis. Pada tahun 2022, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Malang. Selama bertugas, ia dikenal dekat dan responsif terhadap masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak pasca Tragedi Kanjuruhan.

Putu aktif menginisiasi pendampingan bagi keluarga korban, mendorong fasilitas bantuan UMKM, hingga menuliskan pengalaman penanganan tragedi tersebut dalam sebuah buku sebagai refleksi dan pembelajaran institusional.

Sementara itu, Nanang Haryono merupakan figur senior Polri dengan rekam jejak panjang. Lulusan Akpol 2000 asal Bojonegoro ini dikenal memiliki inovasi dalam peningkatan keamanan dan pelayanan publik, termasuk saat memimpin Polresta Banyuwangi.

Nanang juga aktif dalam program pemberdayaan masyarakat serta penanganan berbagai kasus kriminal. Ia meraih penghargaan atas kepeduliannya terhadap isu perempuan dan anak, serta terlibat aktif dalam kampanye edukasi bagi generasi muda terkait bahaya narkoba dan keselamatan berlalu lintas.

Berdasarkan surat telegram Kapolri, Nanang selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Tak hanya di Polresta Malang Kota, perombakan juga menyasar jajaran pimpinan Polres di wilayah Malang Raya.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno akan menjabat sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan AKBP Muhamad Taat Resdianto yang saat ini masih menjabat Kapolres Tulungagung.

Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata akan mengemban tugas baru sebagai Kapolres Mojokerto. Jabatan Kapolres Batu selanjutnya akan diisi AKBP Aris Purwanto, yang kini menjabat Kasubdit II Dirreskrimsus Polda Jatim.

Perubahan pucuk pimpinan ini diprediksi membawa dampak signifikan terhadap dinamika kinerja Polri di Malang Raya, terutama dalam aspek penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pola komunikasi dan hubungan Polri dengan warga. (yog/lio)