Nataru 2025, Arus Kendaraan ke Malang Terus Meningkat

Prediksi Titik Kemacetan di Kota Malang Nataru 2023/2024, Jika Ada Buka Tutup Exit Tol
Prediksi Titik Kemacetan di Kota Malang Nataru 2023/2024, Jika Ada Buka Tutup Exit Tol

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang meningkatkan pelayanan dan kesiapsiagaan pengamanan selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang.

Lonjakan arus kendaraan mulai terpantau sejak akhir pekan. Berdasarkan data Satlantas Polres Malang, volume kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang terus mengalami peningkatan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Pada Jumat (19/12/2025), tercatat sebanyak 32.590 kendaraan masuk ke wilayah Malang. Jumlah tersebut meningkat signifikan pada Sabtu (20/12/2025) dengan total 38.627 kendaraan. 

Sementara pada Minggu (21/12/2025) hingga pukul 18.00 WIB, arus kendaraan yang masuk telah mencapai lebih dari 16 ribu unit dan diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, peningkatan volume kendaraan tersebut telah diantisipasi sejak awal pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Pihaknya memperkuat personel serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan.

“Sejak awal operasi, kami sudah memetakan titik-titik masuk utama ke wilayah Malang, khususnya di gerbang tol Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang. Personel disiagakan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman,” ujar Chelvin. 

Selain pengamanan lalu lintas, Polres Malang juga mengedepankan pelayanan terpadu selama Operasi Lilin Semeru 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan sinergi TNI, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

Sejumlah pos telah disiagakan untuk mendukung pelayanan masyarakat, di antaranya Pos Terpadu Karanglo, Pos Pelayanan Poncokusumo, serta Pos Pengamanan Kepuharjo, Lawang, Jalibar Kepanjen, JLS Bantur, dan satu pos polisi mobile yang bersifat bergerak. Pos-pos tersebut difungsikan untuk pemantauan arus lalu lintas, pelayanan masyarakat, hingga respons cepat terhadap kondisi darurat.

Chelvin menambahkan pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga pada keselamatan pengguna jalan selama masa libur panjang. Dengan kehadiran petugas, menurutnya, masyarakat bisa merasa aman dan nyaman. 

“Kami mengedepankan upaya preventif dan preemtif, termasuk pengaturan lalu lintas, patroli, serta imbauan keselamatan kepada pengguna jalan,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat yang hendak bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan diri saat kelelahan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan keamanan selama Operasi Lilin Semeru 2025 berlangsung,” pungkas Chelvin. (yog/bob)