Kabupaten Malang, blok-a.com – Memasuki H+3 Lebaran pada Senin (23/2/2026), sejumlah gerbang tol wilayah Malang mengalami peningkatan arus lalu lintas. Lonjakan kendaraan terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata di Malang Raya.
Berdasarkan data Operasi Ketupat Semeru 2026 pada 21–22 Maret 2026, jumlah kendaraan keluar Kabupaten Malang tercatat meningkat dari 22.293 unit menjadi 30.871 unit atau naik sekitar 38 persen.
Kenaikan tertinggi terjadi di Gerbang Tol Karanglo dari 15.566 menjadi 21.902 kendaraan. Disusul Gerbang Tol Lawang dari 3.639 menjadi 4.958 kendaraan, serta Gerbang Tol Pakis dari 3.088 menjadi 4.011 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang juga mengalami peningkatan dari 24.043 unit menjadi 32.413 unit atau naik sekitar 34 persen.
Lonjakan tertinggi juga terjadi di Gerbang Tol Karanglo dari 16.846 menjadi 22.446 kendaraan. Kemudian di Gerbang Tol Pakis dari 3.801 menjadi 5.419 kendaraan, serta Gerbang Tol Lawang dari 3.396 menjadi 4.548 kendaraan.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan peningkatan volume kendaraan ini merupakan bagian dari pergerakan masyarakat yang memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berwisata.
“Terjadi peningkatan signifikan arus kendaraan pada H+3 Lebaran, terutama yang mengarah ke kawasan wisata seperti Kota Batu dan jalur menuju pantai selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan, termasuk exit tol dan jalur wisata, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar dan aman,” tambahnya.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.
Salah satu wisatawan asal Surabaya, Eko (52), mengaku terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan saat melintas melalui exit tol Singosari menuju Kota Batu.
“Perjalanan cukup lancar meski ramai, petugas juga terlihat sigap mengatur lalu lintas, jadi kami merasa lebih aman saat menuju tempat wisata,” pungkasnya. (yog/bob)








