Wali Kota Malang Dorong Mahasiswa Bantu Program RT Berkelas

Wali Kota Malang Apresiasi P3M dan KLK UB, Mahasiswa Didorong Bantu Program RT Berkelas (Istimewa)
Wali Kota Malang Apresiasi P3M dan KLK UB, Mahasiswa Didorong Bantu Program RT Berkelas (Istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi pelaksanaan Program Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (P3M) dan Kampung Lingkar Kampus (KLK) Universitas Brawijaya (UB) yang tahun 2026 ini diterjunkan di 57 kelurahan di Kota Malang.

Wahyu menyampaikan, program tersebut menjadi bentuk kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat.

“Saya banyak terima kasih kepada Pak Rektor Universitas Brawijaya, bahwa terkait dengan programnya KLK dan P3M ini dapat terlaksana di 57 kelurahan. Ini merupakan suatu program yang baik karena ada kolaborasi dan juga keinginan dari pihak perguruan tinggi terhadap bagaimana permasalahan dan potensi yang dimiliki masyarakat Kota Malang di 57 kelurahan,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa di seluruh kelurahan akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain membantu menyelesaikan persoalan di tingkat lokal, mahasiswa juga membawa berbagai inovasi dan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

“Mahasiswa yang sudah diberangkatkan di 57 kelurahan tentunya akan banyak membantu dan juga ada bantuan-bantuan yang diberikan sesuai dengan karakteristik dari tiap kelurahan. Ini merupakan teknologi tepat guna,” tambahnya.

Wahyu berharap program yang dijalankan mahasiswa dapat bersinergi dengan berbagai program pembangunan yang saat ini telah dijalankan Pemerintah Kota Malang.

Salah satunya adalah Program RT Berkelas yang memberikan alokasi anggaran sebesar Rp50 juta untuk setiap RT guna mendukung pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kita punya program RT Berkelas. Ini memberikan Rp50 juta per RT. Nanti adik-adik mahasiswa bisa membantu masyarakat untuk sama-sama menyusun program prioritas yang memang diinginkan masyarakat di tingkat yang paling bawah, yaitu tingkat RT,” jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, Wahyu berharap berbagai program pemberdayaan yang dijalankan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus mendukung pembangunan Kota Malang secara berkelanjutan.

“Keterlibatan mahasiswa dapat membantu masyarakat dalam merencanakan pembangunan secara lebih terarah, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung peningkatan ekonomi dan kualitas lingkungan,” pungkasnya. (yog/bob)