Mulai Minggu Depan, Dinkes Kota Malang Buka Vaksin Polio Gratis di Lokasi Berikut Ini

Ilustrasi vaksin Polio. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Ilustrasi vaksin Polio. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Kota Malang, blok-a.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang bersiap melaksanakan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio sebagai upaya preventif menyusul temuan kasus polio di beberapa wilayah Indonesia.

Dalam kegiatan, ini, masyarakat Kota Malang bisa mendapatkan vaksin polio gratis untuk buah hati di tempat-tempat yang telah ditentukan.

“Vaksin polio ini gratis dan dapat diakses di setiap pelayanan kesehatan, seperti puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu, hingga satuan pendidikan seperti PAU, TK, SD/sederajat. Kita juga ada pos imunisasi lain yang di bawah koordinasi puskesmas,” terang Sekretaris Dinkes Kota Malang, Umar Usman.

Kegiatan ini ini menyusul temuan tiga kasus lumpuh layu akut (Acute flaccid paralysis/AFP) yang disebabkan oleh Virus Polio Tipe Dua di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Desember 2023. Serta satu kasus di Jawa Timur pada 4 Januari 2024 yang menjadi perhatian Kementerian Kesehatan RI.

Sub PIN Polio ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama akan segera dilangsungkan mulai senin depan, yaitu 15-21 Januari 2024 dan tahap kedua akan dilaksanakan 19-24 Februari 2024. Sasaran imunisasi mencapai 93.187 anak, dengan kebutuhan vial vaksin sebanyak 4.398.

Umar menegaskan bahwa eradikasi polio di Kota Malang menjadi prioritas. Sub PIN Polio diharapkan dapat menyukseskan gerakan imunisasi, terutama untuk anak-anak usia 0-7 tahun.

“Kerja sama yang baik sangat diperlukan dalam mensukseskan kegiatan ini. Perhatian dari komunitas atau masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan imunisasi menjadi hambatan terbesar yang harus diatasi,” ujar Umar.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berharap Sub PIN Polio dapat berhasil memutus penyebaran virus polio di Kota Malang. Wahyu mengajak seluruh masyarakat, khususnya orang tua dengan anak dalam rentang usia yang disasar, untuk mendukung program imunisasi ini.

“Saya harap masyarakat yang memiliki anak dengan usia dimaksud untuk ikut dalam program Sub PIN Polio. Mari bersama kita lindungi anak-anak dari polio atau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi lainnya,” tutur Wahyu.(mg3/lio)