55 Motor Diamankan Saat Polisi Tertibkan Balap Liar di Kota Malang

55 Motor Diamankan Saat Polisi Tertibkan Balap Liar di Kota Malang
55 Motor Diamankan Saat Polisi Tertibkan Balap Liar di Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Aksi balap liar kembali dibubarkan jajaran Satlantas Polresta Malang Kota akhir pekan ini. Tim patroli menghentikan kegiatan tersebut yang berlangsung tengah malam hingga dini hari di sejumlah titik.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Agung Fitransyah menegaskan penindakan dilakukan setelah banyak aduan dan keresahan warga terhadap aktivitas balap liar.

“Kegiatan penggerebekan lewat patroli blue light digelar pada Sabtu mulai 23.00 WIB hingga Minggu pukul 02.00 WIB. Selain untuk menindak balap liar, juga untuk mengantisipasi gangguan keamanan dari kejahatan 3 C (curas, curat dan curanmor),” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Tim kepolisian melakukan penyisiran ke empat lokasi yang sering dijadikan lintasan balap liar, yaitu Jalan Soekarno Hatta, Jalan Borobudur, Jalan Ciliwung, dan Jalan Ahmad Yani Utara.

“Dari penindakan di empat lokasi ini, kami mengamankan sebanyak 55 unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar dan memakai knalpot brong. Sebagai bentuk efek jera, pelanggar kami minta untuk berjalan kaki menuntun sepeda motornya ke Polresta Malang Kota. Selanjutnya, motor kami tahan lalu pelanggar diberikan surat tilang,” bebernya.

Di sisi lain, Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli menegaskan motor bisa diambil setelah pemilik membayar denda sekaligus mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar.

“Tindakan tegas harus diperlukan, agar menimbulkan efek jera untuk pelanggar. Dengan pola penyisiran yang dilakukan lewat patroli blue light, kami pastikan tidak ada ruang bagi aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan termasuk balapan liar,” tegasnya.

Ia memastikan patroli blue light akan digelar lebih intens demi menjaga keamanan sekaligus menekan potensi kerawanan.

“Ini menjadi bukti komitmen kami, dalam menjaga dan menekan segala bentuk potensi gangguan kamtibmas. Di sisi lain, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” pungkasnya. (bob)