Investasi Rp 500 Miliar Masuk ke Kota Malang, Hotel Mewah Siap Berdiri di Suhat

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan (blok-a/Bob Bimantara Leander)
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan (blok-a/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-a.com – Kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) kembali jadi incaran investor besar. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menerima rencana investasi senilai minimal Rp 500 miliar untuk pembangunan hotel bintang lima di kawasan Jalan Suhat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan proyek itu sudah memasuki tahap perencanaan dan akan mulai berjalan tahun depan.

“Rencana tahun depan ada beberapa hotel yang masuk, salah satunya di kawasan Suhat. Kami sudah cek lokasi dan memang ada pemberitahuan investasi hotel bintang lima di sana,” ujar Arif, Sabtu (8/11/2025).

Selain di kawasan Suhat, kata Arif, investor juga tengah melakukan survei lokasi di wilayah Kedungkandang.

“Insyaallah awal tahun depan ada dua sampai tiga hotel baru yang mulai dibangun,” ungkapnya.

Arif menegaskan, pembangunan hotel bintang lima ini akan membuka ratusan lapangan kerja baru. Sesuai arahan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, prioritas rekrutmen tenaga kerja akan diberikan kepada warga ber-KTP Kota Malang.

“Pak Wali sudah menegaskan agar tenaga kerja yang diserap nanti berasal dari warga Kota Malang sendiri,” ujarnya.

Alasan investor memilih kawasan Suhat, lanjut Arif, karena lokasinya yang strategis dan potensial.

“Suhat masih jadi kawasan primadona. Dekat dengan kampus, kuliner mendukung, dan aksesnya sangat bagus,” katanya.

Meski harga tanah di kawasan tersebut terus melonjak, daya tarik Suhat bagi sektor perhotelan tetap tinggi.

Lebih lanjut, Arif menyebut nilai investasi di Kota Malang tahun ini meningkat signifikan — dari Rp 1,4 triliun menjadi Rp 3,1 triliun, dan diproyeksikan menembus Rp 3,4 triliun pada 2026 mendatang.

“Minimal investasi hotel bintang lima di Suhat ini saja sudah Rp 500 miliar. Kami optimistis target investasi tahun depan bisa tercapai,” pungkasnya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com