Kabupaten Malang, blok-a.com – Kuli bangunan di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ditemukan meninggal dunia di ruang tamu rumahnya.
Kuli bangunan di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi duduk dan sudah membusuk lebih dari satu hari, Kamis (21/3/2024).
Untuk identitas korban berdasarkan KTP diketahui bernama Jopi Dias Susanto (55) warga Perum Puri Kendedes Blok A-12 RT 06 RW 06 Desa Banjararum Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
Kapolsek Singosari saat dikonfirmasi awak media mengatakan sekitar pukul 08.30 WIB petugas Polsek Singosari menerima laporan adanya penemuan mayat membusuk di Jalan Kademangan Desa Banjararum Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
“Mendapatkan laporan petugas piket bersama Reskrim Polsek Singosari mendatangi lokasi yang dilaporkan oleh warga,” kata Kapolsek Singosari Kompol Masyhur Ade, Kamis (21/3/2024).
Diungkapkan Masyhur, peristiwa ini berawal saat saksi bernama Intan Mega (30) mencium bau bangkai akan membuka warung miliknya.
“Saksi mengecek sumber bau di rumah korban dan melihat dari kaca angin angin rumah kalau korban dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi duduk dan sudah membengkak,” bebernya.
Lanjut, saksi langsung menghubungi pihak keluarga korban dan ketua RT setempat
untuk datang ke lokasi. Pihak keluarga korban yang didampingi pak RT 05, membuka pintu rumah yang terkunci dari dalam dengan cara di dobrak.
“Saksi beserta keluarga korban masuk kedalam rumah mendapati korban sudah meninggal dunia dalam posisi duduk dengan kondisi tubuh sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap,” imbuhnya.
Setelah itu, Polsek Sungosari melakukan olah TKP dan tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas juga mengamankan 1 (satu) tas kresek obat obatan berbagai macam jenis.
Saat dilakukan evakuasi, keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dan prosedur penanganan oleh kepolisian
“Karena korban mempunyai riwayat sakit kanker (bengkak dileher pernah meletus dirawat di RSSA Malang setelah selesai perawatan korban sering mengosumsi obat obatan. Selanjutnya dilakukan perawatan jenazah oleh Yayasan Sosial Ibu Teresa Malang,” pungkasnya. (ags/bob)








