Kota Malang, blok-a.com – Menjelang musim hujan, banyak pohon dan tanaman mulai menampakkan keindahannya di Kota Malang. Salah satunya pohon Tabebuya yang bunganya mulai bermekaran di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang.
Terlihat di koridor Kayutangan Heritage, bunga pohon tabebuya berwarna putih dan merah muda menghiasi trotoar, Rabu (2/10/2024).
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Malang, Laode KB Al Fitra menyampaikan pohon Tadebuya ini ditanam berdasarkan inisiasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dalam bidang RTH.
“Dulu disana itu banyak pohon dengan titik yang tidak simetris. Jenisnya pun juga variatif. Sehingga kita rasa kita amati, kurang estetik secara landscape,” kata Laode Rabu (2/9/2024).
Laode menjelaskan, penanaman pohon Tabebuya di Kayutangan Heritage ini dimulai pada tahun 2021 lalu. Melalui dua tahapan yang dilaksanakan oleh Pemkot Malang.
“Pada 2021 dilaksanakan oleh DLH, lalu pada 2022 dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang saat pemasangan lampu dan penataan zona tiga,” terang Laode.

Dengan ditanamnya pohon Tabebuya ini, dikatakan Laode merupakan keselarasan dan keseragaman pohon untuk menunjukkan penanda kawasan. Termasuk penanaman Tadebuya di kawasan Heritage Kayutangan ini.
“Tadebuya ini merupakan ikon di Heritage. Selain menambah keindahan, juga sebagai fungsi pohon untuk menyerap polusi udara,” jelas Laode.
Meskipun sudah mulai tampak keindahan dari pohon Tabebuya seperti yang dapat dinikmati saat ini, dijelaskan Laode bahwa dalam jangka dua sampai tiga tahun kedepan akan lebih indah daripada sekarang.
“Saat ini mulai terlihat indah, tapi dua sampai tiga tahun kedepan akan lebih indah dari sekarang. Malah kalau berguguran lebih estetik lagi, karena sampahnya kan organik,” ujar Laode.
Laode berharap masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian pohon yang ada di Kota Malang.
“Marilah kita menjaga kelestarian pohon-pohon di perkotaan, sebagai penyejuk di masa depan kita,” pungkasnya. (mg1/bob)








