Pembatasan Kendaraan di Kota Malang Jelang Lebaran, Catat Tanggal dan Lokasinya

Lampu merah pertigaan Sabilillah, Jalan Ahmad Yani Malang, tempat aktivtasi kamera ETLE (dok: Andik Agus/Blok-a.com)
Lampu merah pertigaan Sabilillah, Jalan Ahmad Yani Malang, tempat aktivtasi kamera ETLE (dok: Andik Agus/Blok-a.com)

Kota Malang, blok-a.com – Jelang Lebaran 2024, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah merencanakan pembatasan kendaraan selama 11 hari, dimulai dari tanggal 5 April hingga 16 April 2024.

Pembatasan ini akan berlaku khusus untuk jenis kendaraan tertentu, seperti kendaraan dengan 3 sumbu, mobil barang dengan muatan besar, dan kendaraan dengan tempelan atau gandengan.

“Berlakunya pada mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandeng, serta mobil barang pengangkut bahan galian, misalnya tanah, pasir, batu, bahan tambang dan bahan bangunan,” ucap Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra.

Menurut Djaya, sapaan akrab Kepala Dishub, Kota Malang pembatasan kendaraan itu hanya diterapkan pada ruas-ruas jalan tertentu. Di antaranya yakni ruas jalan nasional dan tol, termasuk ruas Jalan Tol Pandaan – Malang dan Jalan Nasional Pandaan – Malang.

“Waktunya mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada hari Selasa, 16 April 2024 pukul 08.00 WIB,” tegasnya.

Akan tetapi, lanjut Djaya, pembatasan tersebut juga ada pengecualian pada penerapannya. Artinya masih ada beberapa jenis kendaraan yang boleh melintas. Seperti mobil barang pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM), dan mobil pengangkut uang.

“Selain itu, kendaraan pengangkut hewan ternak, pupuk, penanganan bencana alam juga masih diperbolehkan. Dan juga termasuk kendaraan pengangkut bahan pokok dan kendaraan pengangkut logistik pemilu,” tandasnya.

Di sisi lain, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 7-8 April 2024. Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 14-15 April 2024.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Kota Malang, Minto Rahardjo menjelaskan, sebanyak 59 ribu kendaraan roda 2 (R2) dan roda 4 (R4) diprediksi akan memasuki Kota Malang selama momen mudik Lebaran 2024.

Menurutnya, jumlah ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Peningkatan tersebut diperkirakan juga terjadi akibat peningkatan aktivitas lalu intas di Jawa Timur.

“Setiap harinya selama masa libur lebaran, sekitar 19 ribu kendaraan R4 diperkirakan akan memasuki Kota Malang. Sementara untuk kendaraan roda 2, diperkirakan sekitar 40 ribu kendaraan juga akan masuk Kota Malang setiap harinya,” ujar Minto.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?