Sidoarjo Panen Jagung 3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Teks foto : Kegiatan panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.
Teks foto : Kegiatan panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.

Sidoarjo,Blok-a.com – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, dalam kegiatan panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kamis (8/1/2026).

Panen raya jagung di Sidoarjo ini merupakan bagian dari program nasional dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan.

Kegiatan yang digelar di atas lahan seluas satu hektare ini berhasil memanen sekitar 3 ton jagung. Panen serentak yang dilakukan di Jawa Timur pada kuartal I itu dilaksanakan di 30 titik lokasi dengan total luas keseluruhan 319,73 hektare kawasan produktif, perhutanan, LBS dan pesantren. dan estimasi panen sebanyak 2.174,16 ton.

Wakil Bupati Sidoarjo,Mimik Idayana, saat di lokasi menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan di wilayah kami,” ungkapnya, Kamis (8/1/2026).

Panen yang dilaksanakan secara simbolis ini juga menandai keberhasilan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat.

Kombes Pol Ari Wibowo, Karo SDM Polda Jawa Timur, mengungkapkan bahwa lahan yang dipanen hari ini merupakan hasil dari program pertanian kolaboratif yang telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu.

“Estimasi hasil panen mencapai 3 ton jagung. Hasil ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional,” terang Ari.

Menurut Ari menekankan pentingnya siklus pertanian berkelanjutan. Setelah panen, lahan akan segera dipersiapkan untuk musim tanam berikutnya guna memastikan pasokan pangan tetap stabil sepanjang tahun.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menambahkan bahwa jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Menurutnya, kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, dan petani lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Ini bukan sekadar panen biasa, tapi wujud nyata dari komitmen bersama menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus dorong agar kegiatan serupa berlangsung berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tandas Christian.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemkab Sidoarjo berharap program ketahanan pangan ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal maupun nasional. (fah/bob)