Kota Malang, blok-a.com – Lembaga Pengkajian Islam dan Ke-Aswajaan (LPIK) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (JULEHA) 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan pemahaman penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang KH Wahab Hasbullah, Gedung B Lantai 7 UNISMA pada Senin (18/5/2026) itu diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa, dosen, karyawan kampus, hingga takmir masjid se-Malang Raya.
Kepala LPIK UNISMA, Imam Safi’i, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata UNISMA kepada masyarakat dan diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahunnya.
“UNISMA memberikan dampak nyata untuk masyarakat. Kegiatan ini insyaAllah akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan juru sembelih halal menjadi kebutuhan penting, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Selain memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat, peserta juga dibekali pemahaman mengenai manajemen qurban modern dan aspek kesehatan hewan.
Materi terkait manajemen qurban sesuai syariat Islam disampaikan oleh Ketua Juru Sembelih Halal Nahdlatul Ulama (JUSHNU) Kota Malang, Khoirul Musafak. Dalam pemaparannya, peserta dijelaskan mengenai tata kelola qurban yang sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Sementara itu, materi mengenai kesehatan dan kesejahteraan hewan qurban disampaikan oleh Zainul Fadli melalui pembahasan bertajuk “Manajemen Qurban Berorientasi Kesehatan Veteriner”.
Dalam materinya, dijelaskan bahwa proses penyembelihan yang sesuai syariat dan didukung pendekatan ilmu veteriner dapat menghasilkan kualitas daging yang lebih baik dibanding penyembelihan yang tidak sesuai ketentuan.
Tak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik langsung penyembelihan hewan qurban sesuai syariat yang dipandu tim JUSHNU. Praktik tersebut diberikan agar peserta memiliki pemahaman teknis sekaligus keterampilan dalam proses penyembelihan halal.
Kegiatan Bimtek JULEHA 2026 ini turut mendapat dukungan dari Bank Syariah Indonesia sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga keuangan syariah dalam mendukung penguatan kompetensi masyarakat di bidang halal.
Unisma berharap dapat melahirkan lebih banyak juru sembelih halal yang kompeten dan profesional, serta mampu menerapkan standar penyembelihan sesuai syariat Islam dan kesehatan hewan di tengah masyarakat. (bob)








