Kabupaten Malang, blok-a.com – Setidaknya ada 200 ribu anak akan terima imunisasi polio putaran pertama di Kabupaten Malang. Imunisasi akan dilakukan melalui dua tahap, putaran pertama dimulai sejak 15 hingga 21 Januari 2024.
Sedangkan putaran kedua akan dilakukan pada pertengahan hingga akhir bulan Februari 2024 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Wiyanto Widjoyo menyebutkan bahwa, dalam satu kali imunisasi, anak akan diberikan dua tetes vaksin polio yang akan diteteskan melalui mulut.
“Sasaran di Kabupaten Malang itu 295.751 bayi, mulai umur nol sampai tujuh tahun. Satu kali vaksinasi itu dua tetes vaksin polio ditaruh di mulut,” terang Wiyanto saat ditemui pada Rabu (17/1/2024).
Pasokan vaksin polio tersebut didapat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang nantinya akan dialokasikan di setiap daerah. Jika dimungkinkan jumlahnya akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.
“Pelaksanaan hanya dua kali. Kita akan berkordinasi. Namun jika ada kekurangan akan dikasih (ditambah),” jelasnya.
Dikatakan Wiyanto, dalam pelaksanaannya akan disebar di masing-masing fasilitas kesehatan (faskes), seperti puskesmas, posyandu, hingga lembaga pendidikan mulai dari Paud, TK hingga tingkat Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta.
“Kita sediakan di sekolah dan faskes, melalui bantuan semua elemen masyarakat dari kepala desa, bidan desa, ibu-ibu PKK,” katanya.
Disinggung temuan kasus, kata Wiyanto, hingga saat ini tidak ditemukan kasus polio di Kabupaten Malang. Kendati demikian, pihaknya menegaskan perlu dilakukan mitigasi sebelum ditemukannya kasus penyakit menular tersebut.
“Tidak ada, aman-aman saja di Kahupaten Malang. Tetapi, berdasarkan epidemiologi, perlu di sikat semuanya. Supaya virus itu tidak menular. Kalau menular ya nanti lumpuh layu. Bayi anak yang kakinya (tidak normal) kan kasian,” pungkasnya. (ptu/bob)








