Kota Malang, blok-a.com – Sebanyak 36 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Malang berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Sebelum bertolak ke Tanah Suci, para ASN tersebut mengikuti pembekalan mental dan rohani di Masjid Baiturrohim, Balai Kota Malang, Senin (20/4/2026).
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memberikan sejumlah pesan kepada para calon jemaah haji. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah, mengingat para ASN membawa nama baik daerah.
“Mereka dari ASN harus bisa menjaga diri karena mereka adalah wajah dari Kota Malang,” kata dia.
Selain itu, Wahyu juga mengingatkan agar para ASN menjaga kesehatan dan fokus beribadah.
“Mudah-mudahan mereka menjadi mabrur dan, saat kembali, bisa menjadi cermin melalui kedisiplinan dan kejujuran setelah melaksanakan haji,” ujarnya.
Ia menyebut, para ASN tersebut telah menunggu cukup lama untuk bisa berangkat haji.
“Iya, ada 36 ASN yang memang sudah menunggu sekitar 13–14 tahun. Tadi saya tanya, dan kami mengapresiasi penantian mereka,” ungkapnya.
Terkait pekerjaan, Wahyu menegaskan para ASN telah mengajukan cuti besar sehingga diminta fokus menjalankan ibadah.
“Tidak usah memikirkan kantor,” tegasnya.
Ia memastikan, cuti besar tersebut tidak memengaruhi hak kepegawaian.
“Tidak ada pengaruh, karena ini masuk cuti besar,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendro Martono, menyebut total ASN yang berangkat haji tahun ini sebanyak 36 orang, terdiri dari 8 laki-laki dan 28 perempuan.

“Ya, untuk ASN Pemerintah Kota Malang tahun 2026 ini, kita memberangkatkan 36 jamaah haji dari ASN Pemerintah Kota Malang. Untuk putranya sendiri 8 orang, untuk putrinya 28 orang,” ujar Hendru, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, keberangkatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus doa agar para ASN dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
“Nah, apa yang disampaikan Pak Wali tadi tentunya kegiatan ini adalah untuk mengapresiasi kepada para ASN, tentunya mendoakan kepada mereka agar pelaksanaan ibadah haji khususnya bagi para ASN ini bisa berjalan lancar, tetap sehat, pulang menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Selain itu, para ASN juga diharapkan turut mendoakan rekan-rekannya serta Pemerintah Kota Malang.
“Dan tentunya tadi Pak Wali juga menyampaikan temen-temen yang berangkat ini juga mendoakan para ASN yang lain, pertama agar temen-temen lain ini bisa mengikuti, bisa umrah ataupun haji. Kemudian juga mendoakan Pemerintah Kota Malang ini bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Terkait status kepegawaian, Hendru menegaskan para ASN tersebut menjalani cuti besar selama pelaksanaan ibadah haji.
“Cuti besar,” ujarnya.
Ia menyebut durasi cuti yang diberikan sekitar 50 hari, sehingga ASN dapat fokus beribadah tanpa terganggu pekerjaan.
“Diberikan kurang lebih 50 hari, 50 hari untuk cuti haji ini,” pungkasnya. (bob)








