Bau TPS Jatimulyo Resahkan Warga, Pj Wali Kota Malang Langsung ke Lokasi

Kota Malang, blok-a.com - Warga Kelurahan Jatimulyo sempat mengeluhkan kondisi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) yang terletak di samping Tempat Pemakaman Umum Jatimulyo
Kota Malang, blok-a.com - Warga Kelurahan Jatimulyo sempat mengeluhkan kondisi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) yang terletak di samping Tempat Pemakaman Umum Jatimulyo

Kota Malang, blok-a.com – Warga Kelurahan Jatimulyo sempat mengeluhkan kondisi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) yang terletak di samping Tempat Pemakaman Umum Jatimulyo. Keluhan itu berupa bau tak sedap yang menyengat dari TPS tersebut.

Keluhan warga tentang TPS ini bahkan sempat disampaikan dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada PJ Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Untuk merespon keluhan tersebut, Wahyu turun langsung ke lokasi pada hari Minggu (5/5/2024) bersama beberapa kepala dinas terkait.

Keluhan yang disampaikan warga antara lain adanya limbah cair yang berasal dari TPS tersebut yang kerap kali meluber sampai ke jalan dan pemukiman warga saat hujan. Limbah ini dinilai sangat berbau dan membahayakan kesehatan warga sekitar.

Padahal pada awal 2024 di TPS tersebut, instalasi pembuangan lindi ke tempat pembuangan khusus telah dibangun, namun sayangnya tidak berfungsi dengan baik. Limbah cair, atau lindi, masih tetap mengalir ke tepi jalan raya dan pemukiman warga, terutama saat musim hujan.

Setelah mengamati kondisi TPS langsung, Wahyu menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar dapat menemukan solusi yang cepat dan efektif mengingat permasalahan yang sama telah terjadi sejak 12 tahun yang lalu.

“Di TPS ini ada 11 RW yang membuang sampah di sana, dan kadangkala saat penuh apalagi hujan limbah cairnya ke mana-mana. Saya sudah minta Kadis LH agar menjaga sampah dan aliran lindinya apabila terjadi hujan dibuat sedemikian rupa agar bau dan lindi bisa diantisipasi,” terangnya. 

Untuk metode mengatasi luberan sampah dan lindi, Wahyu sepenuhnya mempercayakan pengalaman dan pengetahuan petugas dari DLH.

“Nanti dari LH yang memiliki Teknik-tekniknya untuk mencegah hal itu terjadi lagi. Terutama aliran lindi dan bau,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada rencana untuk merelokasi atau memindahkan TPS tersebut ke tempat lain. Karena dari laporan yang ia terima, TPS tersebut sudah cukup untuk mengatasi permasalahan sampah di Kelurahan Jatimulyo dengan pengelolaan yang baik.

“Tidak, tidak perlu relokasi karena di situ saja jika dikelola dengan baik sudah bisa diantisipasi dengan melibatkan masyarakat,” ungkapnya.