Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan kekuatan penuh untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Kadishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan pihaknya menambah jumlah personel di lapangan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.
“Selain yang rutin sebanyak 30 orang, kita tambah lagi personel dari staf internal yang biasanya bekerja di dalam kantor. Total dari Dishub saja ada 80 orang yang akan kami tugaskan selama Nataru,” ujar Widjaja.
Personel tersebut akan disebar di pos pelayanan, pos pantau, dan pos pengamanan yang terintegrasi dengan pengamanan Nataru milik Polresta Malang Kota. Mereka akan berjaga dari pagi hingga malam selama masa libur akhir tahun.
Widjaja juga menyampaikan bahwa secara nasional, survei Kementerian Perhubungan memprediksi adanya kenaikan mobilitas sekitar 2 persen. Untuk Kota Malang, angka pastinya akan dirilis pada forum lalu lintas mendatang setelah perhitungan final selesai.
Sementara itu, sejumlah titik di Kota Malang diperkirakan akan mengalami peningkatan kepadatan. Kawasan pusat perbelanjaan dan destinasi publik seperti Pasar Besar, Malang Town Square (Matos), Mall Olympic Garden (MOG), hingga koridor heritage Kayutangan diproyeksikan menjadi titik padat.
“Kepadatan nanti diperkirakan ada di Pasar Besar, MOG, Matos, termasuk kawasan heritage seperti Kayutangan,” ujarnya.
Dishub juga memastikan bahwa proyek-proyek infrastruktur yang sedang berjalan tidak akan mengganggu arus lalu lintas selama Nataru. Wilayah yang sebelumnya kerap menjadi titik macet kini dinilai sudah lebih lancar akibat sejumlah proyek infrastruktur telah rampung. Seperti pelebaran jalan di Jembatan Kiai Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang.
PJembatan Buring dan Jembatan Kedungkandang juga sudah jauh lebih landai, sehingga bottleneck yang dulu terjadi sudah tidak ada,” jelas Widjaja.
Untuk kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), ia menyebut pihaknya bakal koordinasi dengan Dishub Provinsi dan Polresta Malang jika terjadi kepadatan.
Dengan seluruh persiapan tersebut, Dishub Kota Malang optimistis arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar dan terkendali. “Mudah-mudahan enggak ada masalah di sana,” pungkas Widjaja.




