Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengenakan jersey atau atribut Arema FC pada 11 Agustus 2026 mendatang. Imbauan tersebut dikeluarkan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Arema FC.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, penggunaan jersey atau atribut Arema FC oleh ASN Pemkot Malang telah menjadi tradisi setiap tahun. Menurutnya, imbauan tersebut nantinya akan ditegaskan melalui Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang.
“Kita menggunakan jersey Arema seperti biasa. Nanti ada surat edaran dari Sekda, terkait penggunaan jersey Arema tersebut,” jelasnya kepada Ketik.com, Minggu (9/8/2026).
Wahyu menjelaskan, penggunaan atribut klub berjuluk Singo Edan itu berlaku bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkot Malang. Selain ASN, pelajar di Kota Malang juga diimbau turut mengenakan jersey atau atribut Arema FC pada momentum tersebut.
Namun, imbauan bagi pelajar tersebut tidak bersifat mengikat. Artinya, pelajar tidak diwajibkan mengenakan jersey maupun atribut Arema FC pada 11 Agustus 2026.
“Semua ASN termasuk pelajar sekolah mengenakan jersey Arema. Ini berlaku untuk satu hari yaitu di tanggal 11 Agustus,” pungkasnya.
Wahyu menegaskan, penggunaan jersey Arema FC tersebut hanya berlaku selama satu hari. Meski para ASN mengenakan atribut klub kebanggaan masyarakat Malang Raya, ia memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik di lingkungan Pemkot Malang tetap harus berjalan normal dan optimal seperti hari-hari biasa. Para ASN tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya meski menggunakan jersey atau atribut Arema FC.
Selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-39 Arema FC, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan dan kebersamaan masyarakat terhadap klub asal Malang tersebut.
Di sisi lain, penggunaan jersey dan atribut Arema FC secara serentak juga diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Terutama bagi para pedagang yang menjual jersey, syal, topi, dan berbagai atribut Arema FC.
Dengan demikian, momentum peringatan HUT ke-39 Arema FC tidak hanya menjadi perayaan bagi suporter dan masyarakat, tetapi juga dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM di Kota Malang. (bob)




