Kukuhkan 218 Kades, Bupati Blitar Minta Program Pembangunan Desa Lebih Matang dan Terarah

Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah mengukuhkan 218 Kepala Desa se Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro. (blok-a.com/Fajar)
Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah mengukuhkan 218 Kepala Desa se Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah mengukuhkan 218 Kepala Desa se Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Senin (24/06/2024). 

Pengukuhan tersebut, terkait perpanjangan masa jabatan kepala desa, dimana berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, masa jabatan Kepala Desa diperpanjang dari 6 tahun menjadi 8  tahun.

Dalam sambutannya Bupati Rini Syarifah menyampaikan selamat kepada seluruh kepala desa yang baru saja dikukuhkan.

“Saya berharap, semoga seluruh kepala desa yang diperpanjang masa tugasnya bisa lebih bersemangat dalam membaktikan diri kepada masyarakat pada desa masing-masing. Karena dengan diperpanjangnya masa jabatan ini, adalah wujud nyata komitmen Pemerintah untuk memperkuat peran desa dalam pembangunan nasional,” kata Rini Syarifah.

Lebih lanjut Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar ini menandaskankan, perpanjangan masa jabatan Kepala Desa ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para kepala desa untuk melaksanakan program-program pembangunan desa dengan lebih matang dan terarah.

Juga dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Tugas dan tanggung jawab kepala desa semakin berat. Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan integritas,“ tandasnya.

Mak Rini juga berpesan agar seluruh kepada desa untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh elemen masyarakat di desa, mengelola keuangan desa dengan transparan dan akuntabel, menjaga persatuan dan kesatuan di desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Saya optimis, dengan kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, kepala desa mampu membawa desa ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Blitar ini menyampaikan, bahwa hasil pembangunan desa dapat diukur dengan Indeks Desa Membangun (IDM).

Berdasarkan data IDM, capaian pembangunan desa di Kabupaten Blitar menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Pada tahun 2021, terdapat 10 Desa Mandiri, 153 Desa Maju, dan 57 Desa Berkembang. Angka ini meningkat menjadi 42 Desa Mandiri, 159 Desa Maju, dan 19 Desa Berkembang di tahun 2022. Dan pada tahun 2023, kita berhasil mencapai 64 Desa Mandiri, 152 Desa Maju, dan tersisa 4 Desa Berkembang. Artinya, dalam kurun waktu dua tahun, terdapat 54 desa yang naik status menjadi Desa Mandiri, dan 53 desa yang berhasil naik status dari Desa Berkembang menjadi Desa Maju. Dan sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Blitar,” paparnya.

Bupati Rini Syarifah dalam kesempatan tersebut, juga mengingatkan agar kepala desa dan jajarannya mengajak masyarakat untuk selalu berembug, melibatkan mulai dari perencanaan sampai eskekusi kegiatan di desa. 

“Karena ruh dari pembanguan desa adalah dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkasnya. (jar/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?