Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama DPRD Kota Malang optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 dapat tercapai. Keyakinan ini muncul setelah melihat tren kenaikan pendapatan pajak dan retribusi di triwulan ketiga tahun berjalan.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebutkan APBD Perubahan saat ini tengah diajukan ke Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sebelum ditetapkan sebagai peraturan daerah (Perda). Ia berharap hasil evaluasi dari tidak menunggu terlalu lama.
“Untuk APBD Perubahan, nanti kita ajukan pada gubernur untuk dievaluasi. Setelah keluar persetujuannya, baru kita undangkan. Mudah-mudahan tidak terlalu lama. Maksimal dua minggu, sehingga akhir September ini bisa selesai,” jelas Wahyu, Jumat (12/9/2025).
Wahyu menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai skenario untuk mengejar kenaikan target pendapatan di sisa beberapa bulan terakhir.
“Kita optimistis, karena target-target ini kita tetapkan dengan pertimbangan yang matang. Dari triwulan ketiga ke keempat, kenaikannya sangat signifikan dari berbagai upaya yang sudah dilakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai realisasi PAD sudah menunjukkan progres positif. Ia menuturkan, hasil penyisiran Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menunjukkan capaian PAD Kota Malang sudah menembus 70 persen.
“Justru dari kami kemarin PAD sudah diangkat 70 persen. Jadi sudah on track. Bahkan ada yang bisa kami naikkan karena memang melihat progress dan optimisme dari stakeholder pajak dan retribusi. Sehingga di akhir tahun ini insyaallah bisa naik,” ujar Amithya.
Dari sisi belanja, DPRD bersama Pemkot juga menyisir kembali sejumlah pos yang sebelumnya belum dianggarkan. Menurutnya, postur pembelanjaan dilengkapi melalui APBD Perubahan, salah satunya menyesuaikan kebutuhan akibat adanya Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pemkot Malang mencatat realisasi PAD saat ini sudah berada di kisaran 60 persen. Wahyu mengungkapkan capaian tersebut sudah di atas rata-rata nasional yang berada di angka 40 persen.
“Mudahan ini terus, sehingga sisa bulan di 2025 bisa terkejar. Kita optimis target PAD tahun ini tercapai,” pungkas Wahyu. (yog)








