Bupati Malang Tekankan Masa Depan Anak Dimulai dari Pendidikan dan Karakter Sejak Dini

Bupati Malang, HM Sanusi tekankan masa depan anak dimulai dari pendidikan dan karakter sejak dini (foto: istimewa)
Bupati Malang, HM Sanusi tekankan masa depan anak dimulai dari pendidikan dan karakter sejak dini (foto: istimewa)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan pembangunan masa depan anak merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Hal tersebut disampaikan Sanusi saat menghadiri Lomba Gerak Cermat bersama Frisian Flag dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di GOR Indoor Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (2/9/2026) pagi.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, Sanusi menyampaikan ucapan selamat kepada HIMPAUDI Kabupaten Malang yang telah memasuki usia ke-21 tahun.

“Semoga HIMPAUDI semakin solid, semakin profesional, dan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas,” ucap Sanusi.

Ia mengatakan, masa usia dini merupakan periode penting dalam pertumbuhan anak. Pada tahap tersebut, berbagai fondasi kehidupan mulai dibentuk, mulai dari karakter, kebiasaan, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi hingga kecintaan terhadap proses belajar.

Karena itu, Sanusi mengingatkan pendidikan PAUD tidak semestinya hanya berorientasi pada kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Lingkungan pendidikan juga harus memberikan ruang kepada anak untuk berkembang melalui aktivitas yang sesuai dengan usia mereka.

“Lebih dari itu, PAUD harus menjadi ruang bagi anak untuk bermain, bergerak, berekspresi, berimajinasi, belajar bekerja sama, mengenal nilai-nilai kebaikan, serta tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berkarakter,” jelasnya.

Sejalan dengan tema kegiatan, yakni “Dukung Generasi Sehat, Cermat, Ceria, dan Berkarakter”, Sanusi berharap anak-anak Kabupaten Malang dapat tumbuh dengan kemampuan yang seimbang, baik secara fisik maupun mental.

“Anak yang cermat akan memiliki rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir. Anak yang ceria akan tumbuh dengan kepercayaan diri. Dan yang tidak kalah penting, anak yang berkarakter akan memiliki fondasi moral yang kuat dalam menghadapi masa depan,” tandasnya.

Sanusi juga mengapresiasi HIMPAUDI Kabupaten Malang yang secara konsisten menghadirkan kegiatan kreatif dan edukatif bagi anak-anak PAUD. Menurutnya, Lomba Gerak Cermat dapat menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa proses belajar tidak harus berlangsung dalam suasana formal.

Aktivitas gerak, permainan dan tantangan yang dilakukan bersama teman dinilai dapat memberikan berbagai manfaat bagi perkembangan anak.

“Gerak, permainan, tantangan, dan interaksi bersama teman-teman bukan hanya membuat anak aktif secara fisik, tetapi juga dapat melatih konsentrasi, koordinasi, keberanian, kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas,” ujarnya.

Di hadapan para pendidik, Sanusi turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendampingi anak-anak. Ia menyebut pendidik PAUD memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi penerus Kabupaten Malang.

“Bapak dan Ibu adalah bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan Kabupaten Malang,” tuturnya.

Sanusi juga mengajak para orang tua untuk turut memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Menurutnya, pendampingan tidak cukup hanya dengan mendorong anak mencapai prestasi akademik, tetapi juga perlu memberikan teladan serta ruang bagi anak untuk berkembang sesuai tahap usianya.

“Jangan hanya menuntut anak untuk menjadi pintar, tetapi mari kita bantu mereka menjadi anak yang sehat, percaya diri, mandiri, peduli, santun, dan memiliki karakter yang baik,” pungkas Sanusi. (yog)

Exit mobile version