Bupati Malang Tinjau SDN 4 Sukowilangun Kalipare yang Ambruk

Screenshot

Kabupaten Malang, blok-a.com – Bupati Malang HM Sanusi, meninjau langsung kondisi SDN 4 Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, yang ambruk akibat hujan deras pada Minggu (11/1/2026) lalu. Insiden tersebut menyebabkan tiga ruang kelas rusak parah dan memaksa sebanyak 58 siswa dari kelas III, IV, dan V menjalani kegiatan belajar mengajar sementara di rumah warga sekitar.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada Kamis (15/1/2026), Sanusi didampingi jajaran kepala perangkat daerah terkait, Camat Kalipare, serta Forkopimcam setempat. Sebagai bentuk kepedulian, Sanusi menyerahkan bantuan paket sembako dari Baznas Kabupaten Malang kepada para siswa dan siswi SDN 4 Sukowilangun yang terdampak.

Sanusi mengatakan pemerintah daerah akan bergerak cepat agar proses belajar mengajar dapat kembali normal. Terlebih, akibat peristiwa tersebut, tiga kelas harus diungsikan, siswa lainnya masih mengikuti pembelajaran di tiga ruang kelas yang dinyatakan aman dan tidak terdampak kerusakan.

“Saya telah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga dan BPBD untuk segera melakukan perbaikan menggunakan dana darurat. Diharapkan langkah ini dapat segera ditindaklanjuti agar para siswa dan siswi bisa kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal,” ujar Sanusi.

Usai meninjau SDN 4 Sukowilangun, Sanusi kemudian melanjutkan kunjungan ke sekolah satu atap di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, yang terdiri dari TK Dharma Wanita 02, SDN Kaliasri 7, dan SMP PGRI 03. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, ditemukan sejumlah bangunan sekolah yang memerlukan penanganan serius.

Tercatat, terdapat tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai rawan ambruk apabila cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang terus berlangsung. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengancam keselamatan peserta didik sekaligus mengganggu kelancaran proses kegiatan belajar mengajar.

Sanusi menyebut akan segera berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga agar segera melakukan pengecekan teknis secara menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah, sekaligus menyiapkan langkah penanganan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku

“Diperlukan langkah cepat dan tepat untuk memastikan keamanan serta kenyamanan lingkungan belajar bagi para siswa.,” pungkasnya.

Sementara, Kepala SDN 4 Sukowilangun, Sugiono, menyampaikan sebelum kejadian ambruk, wilayah Kalipare diguyur hujan deras sepanjang hari.

“Kondisi tersebut menyebabkan struktur bangunan tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya tiga ruang kelas ambruk pada malam hari,” katanya. (yog)