Kota Malang, blok-a.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar International Guest Lecture Series bekerja sama dengan Handong Global University, Korea Selatan, pada Rabu, (14/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang KH Drs. Abdul Ghofir, Gedung Umar Bin Khattab lantai 4 UNISMA.
Kuliah tamu internasional tersebut mengangkat tema “Building a Toolbox of Classroom Activities: The Value of Authentic, Meaningful Communication for Language Development and Assessment.” Hadir sebagai narasumber Prof. Megan I. Beard, M.Ed., Ph.D. dari Handong Global University, dengan moderator Eko Suhartoyo, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNISMA.
Acara diawali dengan rangkaian pembukaan, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars FKIP, dan Syubbanul Wathon, pembacaan Al-Qur’an dan sholawat, hingga sambutan Dekan FKIP UNISMA. Setelah itu, Prof. Megan memaparkan materi yang menekankan pentingnya komunikasi autentik dalam pembelajaran dan asesmen bahasa.
Dalam pemaparannya, Prof. Megan menegaskan bahwa pembelajaran bahasa tidak cukup berfokus pada penguasaan struktur, tetapi juga harus memberi ruang interaksi nyata agar mahasiswa mampu menggunakan bahasa secara kontekstual. Ia memperkenalkan berbagai aktivitas kelas berbasis komunikasi autentik, seperti simulasi situasi sosial, diskusi berbasis masalah, presentasi proyek, serta asesmen berbasis kinerja yang mendorong partisipasi aktif peserta didik.
Menurutnya, pendekatan tersebut efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri, kelancaran berbahasa, sekaligus kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Strategi pembelajaran yang bermakna juga dinilai relevan dengan kebutuhan komunikasi global di era pendidikan modern.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar penerapan strategi pembelajaran di kelas, pengelolaan asesmen berkelanjutan, hingga pemanfaatan teknologi sebagai pendukung pembelajaran bahasa. Dialog yang difasilitasi moderator berlangsung dinamis dan aplikatif.
Selain penguatan kompetensi akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan akademisi internasional membuka wawasan baru mengenai praktik pendidikan global serta standar pembelajaran bahasa di perguruan tinggi luar negeri.
Melalui kegiatan ini, FKIP UNISMA menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Ke depan, FKIP UNISMA berencana terus mengembangkan kerja sama global melalui program kuliah tamu, pertukaran akademik, dan kolaborasi riset guna mencetak calon pendidik yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing internasional. (bob)




