MTQMN XVII 2023 Resmi Digelar di UB, Ini 15 Cabang Lombanya

Pembukaan MTQMN XVII di Universitas Brawijaya, akan digelar selama 6 hari berturut-turut dengan 15 cabang lomba musabaqoh. (foto : Panitia MTQMN untuk Blok-A.com)
Pembukaan MTQMN XVII di Universitas Brawijaya, akan digelar selama 6 hari berturut-turut dengan 15 cabang lomba musabaqoh. (foto : Panitia MTQMN untuk Blok-A.com)

Kota Malang, Blok-a.com – Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional (MTQMN) XVII 2023 secara resmi dibuka pada acara opening ceremony Sabtu, 4 November lalu, di lapangan Rektorat Universitas Brawijaya (UB). UB menjadi tuan rumah acara ke-17 MTQMN yang dihadiri oleh 2653 peserta dengan mengusung tema “Aktualisasi Nilai Qurani dalam Mencetak Talenta Emas Indonesia.”

Ribuan peserta tersebut datang dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Ada 10 cabang yang dilombakan dalam kompetisi ini. MTQMN XVII kali ini diikuti sebanyak 2653 peserta dari 213 perguruan tinggi di Indonesia.

MTQMN akan digelar dengan 15 cabang Musabaqoh yaitu Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Qira’at Sab’ah, Fahmil Qur’an, Hifzhil Qur’an 10 Juz, Hifzhil Qur’an 20 Juz, Hifzhil Qur’an 30 Juz, Khattil Dekorasi, Khattil Kontemporer, Syahril Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an, Desain Aplikasi Qur’an, Debat Arab, Debat Inggris, dan Musabaqoh Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan yang diselenggarakan selama enam hari tersebut bertujuan untuk memunculkan bibit-bibit di bidang seni Qur’an,” beber Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Setiawan Noerdajasakti, melalui Kepala Subdivisi Humas, Tri Wahyu Basuki, pada (5/11/2023).

Dia mengatakan, MTQMN sendiri merupakan kompetisi tingkat nasional yang penyelenggaraannya berada dibawah Badan Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikbud Ristek.

Terkait perwakilan dari UB, Asisten Pembina Kafilah UB, Wahyu Viky mengatakan bahwa mereka sudah siap. Selama lima bulan di tempat karantina, mereka sudah dilatih sesuai dengan cabang lomba yang akan diikuti.

“Para kafilah sudah dibimbing selama lima bulan oleh para pembina yang kompeten dan terpercaya,” kata Wahyu. (mg2/bob)