Aksi Pencuri Bepakaian Ala Ninja, Santroni Rumah Lansia di Lowokwaru dan Berhasil Kabur

Aksi Pencuri Bepakaian Ala Ninja, Santroni Rumah Lansia di Lowokwaru dan Berhasil Kabur
Aksi Pencuri Bepakaian Ala Ninja, Santroni Rumah Lansia di Lowokwaru dan Berhasil Kabur (Dok. rekaman CCTV warga for blok-a)

Kota Malang, blok-a.com – Seorang pelaku pencurian beraksi di rumah sepasang suami istri lansia di Jalan Candi Mendut Blok 6 RT 5 RW 10 Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Aksi pencurian itu sempat terekam CCTV. Terlihat pelaku pencurian saat memasuki rumah di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang itu menggunakan pakaian layaknya ninja.

Pelaku yang seorang diri saat beraksi memakai pakaian serba hitam lengkap dengan penutup muka atau balaclava.

Aksi pencurian menggunakan pakaian ala ninja ini diketahui sekitar pukul 03.45 Wib, Kamis (2/11/2023). Rumah yang disantroni pencuri itu adalah rumah milik pasutri lansia berinisial SA (70) dan YA (65).

Catur Mulyono, Ketua RT 04, RW 10 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, mengatakan saat itu pasutri lansia berangkat ke Masjid di sekitar perumahan untuk menunaikan salat subuh.

Saat di Masjid, pemilik rumah sempat mengecek CCTV rumahnya melalui handphone.

Lantaran merasa aneh, pemilik rumah segera bergegas pulang karena melilihat CCTV seolah sengaja ditutupi sesuatu.

Ternyata perasaan aneh pemilik rumah itu benar. Ada seorang di dalam rumahnya berpakaian ala ninja. Pemilik rumah pun langsung berteriak. Pelaku langsung kabur.

“Saat itu melihat CCTV kok ditutupi, akhirnya curiga, pulang dan melihat ada orang dalam rumah. Kemudian teriak maling, pelaku lari lewat rumah bagian belakang,” ujar Catur kepada awak media, Kamis (2/11/2023).

Sementara itu, pencuri itu lalu kabur lewat atap bagian belakang rumah lalu melompat turun menuju blok sebelah yaitu Jalan Candi Mendut Blok 5.

Satpam yang mendengar teriakan maling, lalu mencoba ke blok sebelah. Namun, pengejaran itu gagal. Jejak pencuri itu telah hilang.

“Mengetahui kabur ke blok sebelah, satpam berusaha mengejar namun sudah kehilangan jejak pelaku,” tambahnya.

Diungkapkan Catur, setelah melihat rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi, diketahui pelaku berganti pakaian. Hal ini menyebabkan jejak pencuri itu tidak diketahui. Pakaian ninjanya yang dipakai berganti.

“Namun saat kabur ke blok sebelah, pelaku mencopot pakaian ninjanya dan berpakaian biasa,” ungkapnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, diperkirakan pelaku berusia sekitar 30 tahun. Dan ketika kabur, pelaku diduga memakai kaos berwarna cokelat dan bercelana jeans pendek.

Catur juga mengungkapkan, pelaku pencurian yang berhasil kabur itu membawa ponsel dan uang tunai sekitar Rp 3 juta.

“Jadi, pelaku yang berjumlah satu orang itu masuk ke rumah korban melalui atap kaca yang dipecah lalu menjebol teralis. Kemudian, pelaku mencuri HP seharga Rp 3 juta,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, bahwa korban belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Sepertinya, korban belum laporan ke polisi. Dan setahu saya, rumah korban ini sudah tiga kali jadi sasaran pencurian, dimana saat kejadian kedua, korban kehilangan perhiasan gelang emas,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo mengungkapkan, pihaknya akan segera mendalami kejadian tersebut.

Dan apabila menjadi korban kejahatan, warga seharusnya segera melapor ke polisi.

“Dari laporan tersebut, kami akan melakukan olah TKP. Selanjutnya dari hasil olah TKP, kami melakukan penyelidikan,” tandasnya. (mg1/bob)