Banyuwangi, blok-a.com – Di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian, sikap sigap dan empati aparat di lapangan tetap menjadi harapan masyarakat.
Seperti yang dilakukan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, yang memberikan pertolongan langsung korban kecelakaan lalu lintas tunggal di depan Terminal Brawijaya, Banyuwangi.
Pada saat insiden terjadi, seorang pengendara tergeletak di bahu jalan dalam kondisi terluka dan membutuhkan pertolongan segera. Kompol Elang yang sedang melakukan pemantauan arus lalu lintas langsung menghentikan aktivitasnya dan mendekati korban. Ia memberikan bantuan pertama, sekaligus memastikan kondisi korban tetap aman dari risiko kecelakaan lanjutan.
Aksi cepat tersebut dilakukan sebelum bantuan medis tiba di lokasi. Kemudian bersama personel Satlantas yang berjaga, Kompol Elang juga sigap mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Tak berselang lama, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Kompol Elang Prasetyo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kepolisian, terlebih saat berada di jalan raya yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan.
“Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu secepat mungkin. Kehadiran Polisi di tengah masyarakat diharapkan benar-benar dirasakan, memberikan rasa aman secara nyata dan humanis,” ujarnya.
Kompol Elang juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya demi mencegah terjadinya kecelakaan.
Usai memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang layak, Kompol Elang kembali melanjutkan tugasnya mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Aksi sederhana namun penuh kepedulian ini menjadi gambaran bahwa kehadiran Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang siap hadir di saat genting. (Kur).








