Bocah Hanyut di Sungai Kasin Belum Ditemukan, 27 Personel SAR Dikerahkan

Bocah Hanyut di Sungai Kasin Belum Ditemukan, 27 Personel SAR Dikerahkan
Bocah Hanyut di Sungai Kasin Belum Ditemukan, 27 Personel SAR Dikerahkan

Kota Malang, blok-a.com – Seorang bocah laki-laki bernama Rizky Al Faroq (6) dilaporkan hilang setelah diduga hanyut terbawa arus Sungai Kasin, wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.

Korban diketahui sebelumnya bermain di sekitar bantaran sungai pada Minggu (1/3/2026) siang. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Informasi adanya anak hanyut kemudian diperkuat dari keterangan saksi di lokasi yang melihat korban terpeleset akibat arus sungai yang cukup deras. Pencarian pun langsung dilakukan di sekitar lokasi kejadian yang berada di perbatasan Klojen dengan Kecamatan Sukun.

Memasuki hari kedua operasi pada Senin (2/3/2026), area pencarian diperluas hingga Kelurahan Kebonsari. Komandan Tim Operasi Pencarian, Miftakul Karim menyebutkan, sebanyak 27 personel yang terbagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan dalam proses penyisiran.

“Di hari pertama pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban terpeleset, namun hasilnya nihil. Pada hari kedua personel kami bagi menjadi tiga SRU untuk memperluas area pencarian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SRU pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, SRU kedua menyisir aliran sungai hingga kawasan Jembatan Janti, sedangkan SRU ketiga melakukan pemantauan di sejumlah titik check point jembatan dan dam, termasuk di sekitar RST Soepraoen.

Menurutnya, metode pencarian menggunakan peralatan tubing seperti pelampung dan ban karena kondisi sungai yang sempit serta arus yang cukup deras.

“Karena sungai ini banyak lubuknya, penggunaan perahu karet cukup berisiko. Sehingga kami maksimalkan metode tubing,” jelasnya.

Selain itu, saat kejadian warga sebenarnya sempat berupaya menolong korban dengan melemparkan tali. Namun korban tidak dapat menjangkau dan akhirnya hanyut terbawa arus.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dengan memperluas penyisiran mengikuti aliran sungai. (bob)