Fakta Baru Terungkap! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kota Malang Ternyata Pengamen

Fakta Baru Terungkap! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kota Malang Ternyata Pengamen
Fakta Baru Terungkap! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kota Malang Ternyata Pengamen

Kota Malang, blok-a.com – Fakta baru muncul dari penemuan identitas mayat pria tua yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di bagian wajah dan kepala di teras Yamaha Gadang di Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang Senin (27/11/2023) pagi kemarin.

Fakta terbaru ialah pria tua yang tewas di Kota Malang itu adalah pengamen di sekitar teras dealer Yamaha Gadang Kota Malang. Setiap harinya pengamen itu tidur di sana.

Hal itu diketahui saat blok-a.com mendatangi lokasi kejadian pada Selasa (28/11/2023) pagi.

“Kalau warga yang biasa mangkal disekitar lokasi taunya nama korban cuman Mbah Mudi yang usianya sekitar 70 tahun dan sehari harinya mengamen ,” ujar seorang yang mengaku teman dari pria itu, Sutomo (71) warga Dusun Sonotengah Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji kepada blok-a.com di lokasi, Selasa (28/11/2023).

Diungkapkan Sutomo, dirinya baru mengenal korban baru satu bulan ini, saat dirinya beristirahat di biasanya kornan mangkal. Pria itu diketahuinya atau setidaknya panggilan di sekitar Yamaha Gadang itu adalah Mbah Mudi.

“Orangnya baik, suka menolong dan kerjanya cuman mengamen. Dan lokasi mengamenya kata Mbah Mudi kepada saya , itu di daerah Dampit, Kepanjen, Singosari. Usai mengamen istrihat atau tidurnya ya di lokasi sini,” bebernya.

Dia menyebut, baru mengetahui korban ditemukan meninggal setelah dapat informasi dari pemilik warung kopi tempat biasanya korban makan dan minum dekat pos polisi Gadang.

Diceritakan Sutomo, seminggu sebelum kejadian ini, korban mengenal seseorang pria berusia 65 tahun yang mengaku warga Dampit, terus butuh uang dan menjual HP yang baru ditemukan di tepi jalan.

“Sama pria ini dijual ke korban senilai Rp 200 ribu, namun setelah dibayar pria ini pergi. Ternyata hp yang dibeli sana korban tidak bisa dipergunakan alias rusak,” jelasnya.

“Tiga hari kemudian si pria penjual hp ini datang lagi ke korban mau pinjam uang. Namun korban bilang kalau hp yang dibeli darinya rusak. Terus sama pria asal Dampit diminta untuk dibawa ke konter diperbaiki,” sambungnya.

Dia pun menduga kematian Mbah Mudi itu gegara masalah dengan penjual handphone tersebut. Sebab dia mengatakan, diduga sempat terjadi pertengkaran korban sama si penjual handphone asal Dampit.

” Sempat saya dengar kalau Mbah Mudi menita uangnya kembali sama si pria asal Dampit. Kok baru pagi ini Selasa (28/11/2033) saya dapat kabar kalau Mbah Mudi meninggal dalam kondisi mengenaskan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya seorang pria tua yang belum diketahui identitas lengkapnya ditemukan tewas dalam kondisi luka di kepala serta wajah mengeluarkan darah dan dalam kondisi tidur miring diteras ruko Yamaha Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (27/11/2023).

Dari informasi yang diperoleh di lokasi, jenazah pria tersebut ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB. Saat ditemukan, kondisinya tergeletak memakai pakaian lengkap dan bersarung serta bagian kepalanya bersimbah darah.

Temuan jenazah pria tanpa identitas tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto.

“Iya, memang benar. Ditemukan jenazah pria tanpa identitas dengan luka di atas telinga dan pelipis,” ujar Kompol Danang, Senin (27/11/2023).

Lebih lanjut Kompol Danang menjelaskan, dari hasil informasi sementara yang didapat korban biasa dipanggil dengan nama Madi.

“Dari informasi sementara yang kami dapat, korban biasa dipanggil dengan nama Madi. Untuk usianya, perkiraan 70 tahun lebih,” jelasnya.

Kasat Reskrim menambahkan, bahwa luka yang dialami korban disebabkan karena benturan benda keras.

“Lukanya tersebut, akibat benturan benda keras,” tambahnya. (mg1/bob)