Korban Kecelakaan di Pujon Ditemukan Meninggal di Sungai

Korban Kecelakaan di Pujon Ditemukan Meninggal di Sungai
Korban Kecelakaan di Pujon Ditemukan Meninggal di Sungai

Kabupaten Malang, blok-a.com – Remaja berusia 17 tahun yang hilang setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Abdul Manan Wijaya, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Jumat (5/12/2025) pagi. Korban bernama Razza Zarror Aryadita, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang.

Informasi yang diterima dari Satlantas Polres Batu, korban ditemukan sekitar pukul 07.40 WIB dalam kondisi tertelungkup di aliran sungai belakang kawasan Taman Kemesraan. Sebelumnya, sejak kecelakaan terjadi Kamis (4/12) sore, korban dinyatakan hilang setelah terpental dan jatuh ke sungai.

“Pagi ini sekira pukul 06.30 tim kembali melakukan pencarian dari titik awal laka hingga sungai belakang Taman Kemesraan. Sekitar pukul 07.40 korban ditemukan dalam kondisi MD (meninggal dunia),” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Agus Atang Wibowo.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Hasta Brata untuk dilakukan pemeriksaan medis (VER).

Berdasarkan laporan resmi Satlantas Polres Batu, kecelakaan terjadi pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 16.45 WIB. Agus Atang menjelaskan bahwa tabrakan melibatkan mobil Daihatsu AE-1097-CQ yang dikemudikan Sudarmadi (63), dengan motor Honda CB-R N-5138-LW yang dikendarai korban Razza.

“Diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi mobil saat mendahului kendaraan truk di depannya dari sisi kanan di jalan menikung. Pengemudi ini juga melewati marka jalan sehingga tidak mengutamakan kendaraan dari arah berlawanan,” ujarnya.

Di saat bersamaan, motor yang dikendarai Razza melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan.

Benturan keras membuat Razza terpental dan jatuh ke aliran sungai di sisi kiri jalan. Sejak itu, korban tidak ditemukan hingga pencarian dilakukan lebih dari 12 jam.

Menurut laporan polisi, tim gabungan dari Satlantas Polres Batu, Unit Gakkum, serta relawan dan masyarakat sekitar melakukan olah TKP, penyisiran tepi sungai, hingga pencarian menggunakan metode manual.

“Kami langsung lakukan olah TKP, memeriksa saksi, mengamankan kendaraan dan membantu pencarian korban di arus sungai sejak sore hingga malam. Korban baru ditemukan pagi harinya,” beber Ipda Agus Atang.

Dua saksi di lokasi, yakni Ahmad Yazit (25) dan Salwa Arilla Balqis Azzahra (19), juga telah dimintai keterangan untuk memperkuat analisis kejadian.

Polisi mencatat kerugian material dalam kecelakaan ini sekitar Rp 3 juta. Sementara itu, sopir Sudarmadi masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Selalu patuhi peraturan lalu lintas saat berkendara,” tutup Agus Atang. (yog/bob)