Kabupaten Malang, blok-a.com – Salah satu mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dikabarkan hanyut saat latihan rafting di aliran sungai Brantas Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (14/6/2026) petang
Korban diketahui bernama Dimas Febriansa (23) asal Dusun Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.
Ahmad Mukidin Alilala (22) saksi sekaligus rekan korban mengatakan, saat itu korban bersama 3 rekan lainnya, sedang melakukan latihan rafting memakai 1 perahu. Latihan rafting di aliran Sungai Brantas di Kecamatan Kepanjen itu dilakukan mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00.
“Kita berempat saat itu sedang latihan rafting dialiran sungai Brantas yang titik startnya dari Desa Curungrejo hingga finisnya di Desa Semanding, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang,” ujar Alilala saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Kepanjen dilokasi kejadian, Jumat (14/6/2024) malam.
Lanjut, kata Alilala, sekitar pukul 16.15, dirinya bersama korban serta rekan lainnya, hendak menepi ke sungai Brantas Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecanatan Kepanjen.
Namun, tiba-tiba banjir bandang datang dan menghempas perahu rafting yang dinaiki dirinya bersama 3 rekan lainnya.
“Saat perahu rafting dihempas banjir bandang sungai Brantas, korban tercebur ke sungai, kemudian teman teman berusaha menolong korban,” bebernya.
“Saat itu posisi korban di tengah sungai berpegangan bambu dan memakai alat safety lengkap,” sambung Alilala.
Di saat teman-teman berusaha menolong, tiba-tiba banjir bandang susulan datang. Akhirnya mahasiswa universitas swasta di Kota Malang itu hanyut di Sungai Brantas.
“Saat teman-teman berusaha menolong korban dengan cara melempar tali kearah korban, tiba-tiba banjir susulan datang dan menenggelamkan korban,” bebernya.
Atas kejadian ini, Alilala meminta bantuan ke warga sekitar hingga ke Tim SAR Kepanjen, untuk membantu proses pencarian rekannya.
Terpisah, Kapolsek Kepanjen AKP Much Lutfi saat dikonfirmasi membenarkan adanya salah satu mahasiswa asal Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, yang tenggelam saat latihan rafting di sungai Brantas.
“Benar mas, Polsek Kepanjen sudah dapat laporan terkait anak tenggelam di sungai Brantas. Dan korban merupakan mahasiswa di Universitas PGRI Kanjuruhan Kota Malang.” pungkasnya.
Hingga berita ini dituliskan, korban belum ada tanda-tanda ditemukan. Dan rencana besok pagi hari Sabtu (15/6/2024) akan dilakukan pencarian terhadap korban. (ags/bob)








