Pria di Malang Terjebak 30 Menit di Sumur Hingga Pingsan

Caption: PMI dan TRC BPBD Kabupaten Malang, Evakuasi Terjebur Sumur di Kepanjen, Kabupaten Malang , Minggu (16/6/2024) (blok-a/Andik Agus)
Caption: PMI dan TRC BPBD Kabupaten Malang, Evakuasi Terjebur Sumur di Kepanjen, Kabupaten Malang , Minggu (16/6/2024) (blok-a/Andik Agus)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang pekerja galian sumur asal Kecamatan Gondanglegi, Kapupaten Malang, ditemukan pingsan saat dievakuasi tim relawan PMI dan BPBD Kabupaten Malang pasca tercebur.

Pria tersebut tercebur sumur dengan kedalaman 7 meter di daerah Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Minggu (16/6/2024).

Sarianto, anggota TRC BPBD Kabupaten Malang, mengatakan petugas piket BPBD Kabupaten Malang, sekitar pukul 13.00, mendapatkan laporan dari warga jalan Adi Utomo Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kalau ada pekerja penggali sumur terpeleset ke dalam sumur yang dikerjakan.

“Mendapatkan laporan Tim Reaksi Cepat BPBD dan PMI Kabupaten Malang, meluncur ke lokasi dan melakukan evakuasi,” terang Sarianto, Minggu (16/6/2024).

Terpisah, Kapolsek Kepanjen, AKP Much Lutfi mengatakan untuk identitas korban diketahui bernama Taufiqur Rohman (40) warga Dusun Kasin Kidul Gunung, Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dijelaskannya, kala itu korban turun ke sumur untuk proses menggali. Namun di pertengahan galian atau sekitar 4 meter ke dalam, korban terpeleset dan terjatuh.

“Berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban turun ke dalam sumur untuk proses menggali, namun di pertengahan sumur sekitar 4 meter dengan kedalaman sumur masih 7 meter korban terpeset dan jatuh dan korban tidak sadarkan diri,” terang Lutfi.

Mengetahui, rekannya terpeleset ke dalam sumur yang akan digalinya, rekan korban langsung menghubungi piket Polsek Kepanjen hingga diteruskan ke piket BPBD Kabupaten Malang, untuk membantu proses evakuasi penyelamatan.

“Alhamdulilah, hampir 30 menit kemudian, petugas berhasil mengevakuasi korban dengan kondisi nadi lemah dan lemas. Selanjutnya korban dibawah ke RS Wava Husada Kepanjen, untuk mendapatkan perawatan,” tandasnya.