Kabupaten Malang, blok-a.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai lakukan proses pendistribusian logistik pemilihan umum (Pemilu) ke sejumlah wilayah di Kabupaten Malang, pada Jumat (9/2/2024).
Dalam proses pendistribusian, KPU memprioritaskan wilayah terjauh dari titik keberadaan Gudang Logistik Pemilu 2024 yang berlokasi di Gudang Bulog, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini merincikan, ada tujuh kecamatan yang dilakukan pendistribusian hari pertama. Diantaranya yakni Kecamatan Ampelgading, Bantur, Dampit, Pagak, Sumawe, Tirtoyudo dan Turen.
“Jadi bisa kita katakan, pendistribusian logistik kita dahulukan yang ada di daerah pemilihan (Dapil) dua wilayah timur dulu,” kata Anis saat ditemui di Gudang Logistik, Jumat (9/2/2023).
Dijelaskan Anis, prioritas pendistribusian di sejumlah wilayah tersebut dikarenakan jarak tempuh yang lumayan jauh dari gudang logistik. Hal tersebut dilakukan juga untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan jelang proses pencoblosan yang tinggal menghitung hari ini.
“Karena jarak tempuh yang jauh, dari gudang KPU menuju Ampelgading dengan kecepatan truk yang dipakai itu tidak bisa lebih 30 kilometer perjam. Jadi kita berangkatkan yang jauh dulu,” katanya.
Dimulai hari ini, masa pendistribusian akan terus dilakukan hingga h-2 pencoblosan yakni pada 12 Februari 2024. Selanjutnya, proses pendistribusian dari kecamatan akan dilanjutkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah terdata.
Sementara itu, lanjut Anis, dalam proses pendistribusian KPU Kabupaten Malang berkoordinasi dengan PT Pos selaku pihak jasa pengirim logistik.
Di setiap kecamatan, ada sekitar 7 hingga 8 armada truk yang disiapkan untuk mengangkut logistil pemilu. Diantaranya yakni surat suara, kota suara, bilik pencoblosan, alat pencoblosan, tinta dan lain sebagainya.
“Pertama tadi kita berangkat kan yang ke Ampelgading sekitar tujuh sampai delapan truk berangkat dengan pengawalan ketat dari Polres Malang,” tutupnya. (ptu/bob)








