Kabupaten Malang, blok-a.com – Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menekankan langkah humanis dan satu komando jelang laga lanjutan kompetisi Super League Indonesia antara Arema FC melawan Persijap Jepara. Laga tersebut direncanakan bakal digelar pada Senin (1/2/2026) mendatang.
Rakor melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, Denpom, manajemen Arema FC, panitia pelaksana pertandingan, steward, hingga sejumlah instansi pendukung lainnya.
Taat mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan koordinasi lintas sektor. Ia menambahkan rakor eksternal ini merupakan yang pertama ia pimpin sejak menjabat sebagai Kapolres Malang, khususnya terkait pengamanan pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan.
Menurutnya, rakor eksternal menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan pertandingan sepak bola.
“Ini pertama kalinya saya memimpin rakor eksternal pengamanan pertandingan Arema FC. Saya ingin memastikan seluruh unsur memahami tugas dan perannya agar pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar sesuai harapan bersama,” ujar Taat, Kamis (29/1/2026).
Dalam rakor tersebut, Polres Malang juga memetakan berbagai potensi kerawanan, meskipun pertandingan Arema FC kontra Persijap Jepara dikategorikan sebagai laga berisiko rendah.
Fokus utama pengamanan diarahkan pada antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penggunaan flare dan petasan, konvoi liar, serta potensi gesekan antarsuporter. Selain itu, pengamanan terhadap tim tamu juga menjadi perhatian, mulai dari kedatangan hingga kepulangan ke daerah asal.
Taat menegaskan seluruh rencana pengamanan yang telah disusun harus diterapkan secara disiplin di lapangan dengan mengedepankan pendekatan humanis.
“Apa yang sudah direncanakan hari ini harus benar-benar diaplikasikan saat pelaksanaan. Pengamanan dilakukan satu komando, sesuai SOP, dan mengedepankan sikap humanis tanpa mengurangi kewaspadaan,” jelasnya.
Rakor ditutup dengan dialog interaktif guna menyamakan persepsi antarinstansi sekaligus memastikan seluruh unsur benar-benar siap mendukung pengamanan pertandingan Arema FC melawan Persijap Jepara di Stadion Kanjuruhan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Malang juga menekankan agar seluruh personel pengamanan tidak membawa senjata api dan mengedepankan pendekatan persuasif kepada suporter.
“Kami ingin pertandingan ini menjadi contoh bahwa sepak bola bisa dinikmati dengan aman dan nyaman oleh semua pihak. Keselamatan penonton, pemain, dan seluruh elemen menjadi prioritas utama,” pungkas Taat. (yog/bob)








