Ketua Umum KONI Kabupaten Malang Mundur, Musorkablub Digelar Februari 2026

Koni Kabupaten Malang bakal gelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) setelah pengunduran diri Rosyidin (ist)
Koni Kabupaten Malang bakal gelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) setelah pengunduran diri Rosyidin (ist)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang periode 2024–2028, Rosyidin, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sejak 20 Desember 2025. Pengunduran diri tersebut dipicu kegagalan kontingen Kabupaten Malang menembus tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025.

Pada ajang Porprov Jatim IX 2025 lalu, Kabupaten Malang menjadi tuan rumah bersama Kota Malang dan Kota Batu. Namun hasil capaian kontingen dinilai belum sesuai target yang ditetapkan sebelumnya.

Mundurnya Rosyidin membuat KONI Kabupaten Malang bersiap menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026 untuk memilih ketua umum baru.

Seiring rencana Musorkablub tersebut, sejumlah nama mulai mencuat sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Malang. Kandidat yang beredar berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kepala desa, tokoh olahraga, pengurus KONI, hingga kalangan pengusaha.

Berdasarkan informasi yang dihimpun blok-a.com, salah satu nama yang menguat adalah M. Sharoni. Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Sharoni disebut-sebut sebagai calon kuat lantaran dikabarkan mendapat dukungan dari sekitar 40 cabang olahraga (Cabor) dari total 63 Cabor yang berada di bawah naungan KONI Kabupaten Malang.

Menanggapi kabar tersebut, Sharoni mengaku belum mengetahui secara pasti namanya masuk dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Kabupaten Malang. Ia pun memilih tidak banyak berkomentar.

“Tanggapan saya itu hanya bisa mengamini saja jika itu kehendak dari Cabang Olahraga,” ujar Sharoni Kamis (16/1/2026)

Selain menjabat sebagai kepala desa, Sharoni dikenal aktif di dunia olahraga. Ia juga merupakan pengurus KONI Kabupaten Malang serta tokoh masyarakat di wilayahnya.

Dalam kiprahnya di sepak bola, Sharoni tercatat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Malang periode 2025–2029. Saat kembali dikonfirmasi terkait kabar dukungan 40 Cabor, pria yang akrab disapa Roni tersebut kembali menunjukkan sikapnya.

“Saya memang senang berorganisasi. Jika 40 Cabor mendukung, ya sangat diamini saja. Tapi saya juga harus bisa mempertanggungjawabkan dengan adanya kepercayaan itu,” pungkasnya. (yog/bob)