Disparbud Kabupaten Malang Siapkan Kalender Event 2026, Bidik Lonjakan Kunjungan Wisata

Wisata Sumber Umbulan Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Wisata Sumber Umbulan Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menyiapkan langkah strategis untuk mendongkrak kunjungan wisata pada tahun 2026 mendatang. Salah satunya melalui penyusunan kalender event wisata yang akan menjadi panduan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyampaikan bahwa kalender event tersebut akan memuat berbagai kegiatan pariwisata yang tersebar sepanjang tahun dan diharapkan mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke Kabupaten Malang.

“Jadi tahun depan kita akan membuat kalender event wisata. Sehingga nanti para wisatawan ketika berkunjung ke Kabupaten Malang pada bulan apa, lalu bisa memilih event wisata yang akan dikunjungi,” ungkap Firmando, Selasa (23/12/2025).

Firmando menerangkan, penyusunan kalender event wisata tidak dilakukan secara sepihak oleh Disparbud. Pihaknya akan menggandeng seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serta melibatkan lintas stakeholder agar event yang disusun lebih variatif dan terintegrasi.

“Nanti kita akan menggandeng masing-masing OPD dan lintas stakeholder untuk menyusun kalender event. Jadi seperti contoh Hari Kesehatan Nasional, itu nanti ada event apa selain jalan sehat, nanti akan dimasukkan kalender event wisata Kabupaten Malang,” terangnya.

Menurut Firmando, kolaborasi lintas OPD dan stakeholder menjadi kunci utama dalam meningkatkan kunjungan wisata. Dengan sinergi tersebut, berbagai kegiatan yang selama ini bersifat sektoral dapat dikemas menjadi daya tarik wisata yang lebih luas.

“Karena kunci untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Malang itu perlu adanya kolaborasi lintas OPD maupun stakeholder,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, Disparbud Kabupaten Malang tidak dapat bekerja sendiri dalam menarik wisatawan. Terlebih, daerah ini memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan beragam, khususnya wisata alam yang tersebar di berbagai wilayah.

“Dengan adanya kalender event wisata yang terencana dan terpublikasi dengan baik, wisatawan dapat mengatur waktu kunjungan secara lebih matang, sekaligus mendorong pemerataan kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Malang sepanjang tahun 2026,” pungkasnya. (yog/bob)