Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota Malang tengah menggagas mega proyek pembangunan Pasar Terpadu seluas 10 hektar di kawasan Arjowinangun. Rencana ambisius ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.
Pasar ini, sebagai pasar rakyat dengan desain modern, diharapkan akan menjadi pusat distribusi barang dari Kabupaten Malang, Lumajang, Probolinggo, Blitar, dan wilayah sekitarnya. “Itu nanti artinya bongkar muat di sana. Distributor dari Probolinggo, Blitar, LUmajang, dan sekitarnya, yang terkait dengan pengangkutan barang dagangan kita konsepkan di sana,” terang Eko.
Rencananya, para pedagang yang beroperasi di Pasar Kebalen dan Pasar Gadang akan dikumpulkan menjadi satu lokasi di Pasar Terpadu. Dengan perkiraan mampu menampung hingga 2000 pedagang, proyek ini juga diharapkan dapat mengurai keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Malang.
Tak hanya itu, pembangunan Pasar Terpadu juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menghidupkan kawasan timur Kota Malang. “Untuk mengurai PKL di Kota Malang, kita perlu melihat jumlahnya terlebih dahulu, yang pasti, inisiatif ini berasal dari masyarakat Kota Malang, dengan tujuan untuk memberikan tempat bagi warga kota dan menghidupkan kawasan timur,” tuturnya.
Meski proyek ini masih dalam tahap kajian, Eko memastikan bahwa pemerintah memiliki niat baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung pendapatan per kapita.
Ia mengakui bahwa respon dari masyarakat dan pedagang mungkin beragam, termasuk adanya pro-kontra dalam proses pembangunan. Namun, ia menekankan bahwa niat pemerintah adalah untuk kesejahteraan rakyat. “Ya jelas pasti ada nanti pro dan kontra. Tapi tetap akan kami ajukan dan kaji, ini juga untuk kepentingan dan kebaikan bersama,” tuturnya.
Selain yang diuraikan di atas, rencana pembangunan Pasar Terpadu ini direncanakan juga menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan Pasar Gadang, Kedungkandang, dan Pasar Kebalen yang selama ini menjadi simpul kemacetan. Pengaturan ulang para pedagang ke Pasar Terpadu diharapkan dapat memberikan ketertiban lalu lintas. (mg3/bob)








