Warung Mak Par, Kuliner Andalan Mahasiswa Kota Malang Sejak 90-an

Sajian di Warung Mak Par. (dok. Google Review)
Sajian di Warung Mak Par. (dok. Google Review)

Kota Malang, blok-a.com – Warung Mak Par di Jalan Joyo Tamansari, Kota Malang menjadi ikon kuliner yang melegenda di kalangan mahasiswa Kota Malang sejak tahun 90-an. Seperti nama warungnya, pemilik warung ini memang dipanggil Mak Par.

Yang menjadi magnet bagi mahasiswa adalah porsinya yang khas negara kelahiran Cristiano Ronaldo, Portugal, alias porsi kuli atau melimpah ruah.

Tentu saja cita rasa mantap dan terjaga adalah alasan lain warung ini menjadi legenda.

Tak hanya lezat, tetapi warung ini juga penuh kenangan untuk (mantan) mahasiswa Angkatan terdahulu.

Dahulu, sajian menu di warung Mak Par bisa dinikmati di bawah pohon melinjo yang rindang dengan angin sepoi-sepoi.

Kini, warung ini telah direnovasi dengan ruang yang lebih luas, tetapi tetap mempertahankan cita rasa tradisionalnya.

Keistimewaan Warung Mak Par bukan hanya pada rasa masakannya. Tetapi juga pada pelayanan yang ramah dan komunikatif.

Mak Par sering turun tangan melayani pelanggan sendiri sambil mengobrol, memberikan nuansa seperti makanan yang dimasak oleh ibu sendiri.

“Wis njupuko dewe, le (Sudah, ambil sendiri saja, nak),” tentu sering kali didengar oleh para pelanggannya sewaktu dipersilahkan mengambil sayur lalapan dan gorengan pendamping seporsi ayam krispi andalannya.

Menu andalan yang paling terkenal adalah ayam goreng krispi yang disajikan dengan sambal racikan khas Mak Par.

Sambalnya masih diuleg sendiri oleh Mak Par, atau kadang kala oleh anaknya saat beliau tidak berada di tempat. Contohnya saat ia melakukan perjalanan ke tanah suci berkat rejeki dari warungnya.

Ada tiga pilihan sambel di Warung Mak Par mencakup sambel tomat segar, sambel bawang yang mantap, dan sambal kacang petis yang cocok disantap dengan gorengan.

Dengan harga terjangkau mulai dari Rp 11.000, pelanggan dapat menikmati hidangan dengan porsi berlimpah, membuat pengalaman kuliner semakin memuaskan.

Untuk memadamkan kebakaran di mulut karena sambal yang pedas dan melimpah, pelanggan biasanya juga memesan es teh yang dapat ditebus dengan harga hanya Rp 2.000.

Jadi, dengan total hanya Rp 13.000, pelanggan bisa menikmati makanan enak dan memuaskan.

Warung Mak Par buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

Warung ini menjadi pilihan utama mahasiswa dari berbagai kampus di Malang untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam.

Bagi mahasiswa di Malang, Warung Mak Par adalah solusi tepat untuk makan enak dan murah meriah.(mg3/lio)