Diduga Terpeleset, Lansia di Kasembon Ditemukan Meninggal di Sungai yang Membelah Kabupaten Malang dan Kediri

Diduga Terpeleset, Lansia di Kasembon Ditemukan Meninggal di Sungai yang Membelah Kabupaten Malang dan Kediri
Diduga Terpeleset, Lansia di Kasembon Ditemukan Meninggal di Sungai yang Membelah Kabupaten Malang dan Kediri

Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang Lansia bernama Painan ( 73 ) warga Dusun Bulung, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang ditemukan meninggal dunia mengapung di sekitar pintu air jembatan Gudang Garam yang melintas di atas aliran Sungai Konto.

Lansia itu ditemukan meninggal dengan posisi mengapung di sungai yang membelah Kabupaten Malang dan Kabupaten Kediri di Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang pada Sabtu (13/1/2024) sore kemarin.

Informasi didapat wartawan blok-a.com  korban yang sebelum ditemukan meninggal di pintu air jembatan Gudang Garam, pada hari Jumat (12/1/2024) dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

“Korban pamit mencari rumput di sekitar Talang Gantung, Jembatan Gudang Garam, Kecamatan Kasembon, Kabupaten, sekitar pukul 06.00.Namun hingga siang hari tak kunjung pulang mencari rumput,” ujar Kapolsek Kasembon AKP Ma’ruf, Minggu (14/1/2024).

Kemudian, sekitar pukul 09.00, warga kemudian melapor ke Pemdes Bayem dan Polsek Kasembon. Mendapat laporan itu, pihaknya bersama tim gabungan dibantu warga langsung melakukan pencarian dengan menyisir area sunga

“Saat dilakukan pencarian, ditemukan tas dan sabit korban berada di bibir sungai. Dari temuan itu, keluarga dan warga yang melakukan pencarian menduga korban hilang karena terpeleset dan jatuh ke sungai,” katanya.

Sampai pukul 17.00 WIB, lanjut Kapolsek Kasembon, korban belum ditemukan. Akhirnya, kata AKP Ma’ruf, tim gabungan menghentikan pencarian karena sudah mulai gelap.

“Pencarian akan dilanjutkan besok pagi hari Sabtu ( 13/1/2924 ) oleh tim gabungan SAR dan masyarakat,” imbuhnya.

Terpisah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan saat dikonfirmasi blok-a.com, membenarkan kalau lansia ini dilaporkan hilang saat mencari rumput dan pada hari Sabtu (13/1/2024) dan  korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Pukul 15.30 WIB korban berhasil diketemukan dengan kondisi meninggal dunia pada koordinat 7°47’41″S 112°18’11″E kurang lebih 4 km dari lokasi kejadian,” singkat Sadono.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju ke rumah duka untuk dilakukan visum luar dan segera dimakamkan di pemakaman desa setempat. (ags/bob)