Kota Malang, Blok-a.com – Laily Mulyaningrum, seorang lulusan baru atau fresh graduate dari jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya (UB), bukanlah pemain baru di dunia tarik suara.
Gadis bersuara merdu ini akhirnya memilih untuk fokus menjadi penyanyi dangdut muda di Kota Malang.
“Sejak kecil, saya sudah punya impian menjadi penyanyi. Setelah lulus kuliah, saya ingin menjadikan musik sebagai karier utama saya,” ungkap Laily, pada (24/1/2024).
Laily telah menyelesaikan studi S1 perikanan dan melakukan yudisium pada 3 November 2023. Setelah itu, fresh graduate ini tidak merasa takut untuk tidak melanjutkan bidang studinya di UB atau menempuh jenjang karir di bidang serupa. Laily mantap untuk melanjutkan karier sebagai penyanyi dangdut.
Laily telah menjadi singer tetap di Dive Music. Bermula sebagai vokalis umum akustik. Kemudian, Laily juga menjadi juara 2 dalam ajang Fisheries Serenade X Buntal Fischo 2022. Dia memenangkan kategori Lomba Menyanyi Kategori Dangdut Putri.
Laily juga menjadi performer di Studio UBTV sejak masa kuliah. Kemudian. Pencapaiannya tidak berhenti di situ. Ia juga meraih Juara 1 dan Juara 3 Lomba Menyanyi Kategori Dangdut Putri di Propeller PSP pada tahun 2021 dan 2020.
Menurut Laily, musik sudah menjadi bagian dari hidupnya. Sehingga, hal itu semakin membulatkan tekadnya untuk mendalami karir sebagai penyanyi dangdut.
“Bagi saya, musik bukan hanya hobi, tapi juga bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Saya bertekad untuk terus meningkatkan kualitas vokal saya dengan mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan bermusik.”
Awalnya, Laily ingin menjadi bagian dari kelompok paduan suara di kampus. Namun, karena tidak bisa membaca notasi angka dan notasi balok, Laily kemudian gugur. Di saat yang berdekatan, dia justru berhasil memenangkan kompetisi bernyanyi dangdut di saat yang berdekatan.
“Saya pernah gagal saat mendaftar Fisheries Choir di fakultas perikanan dan ilmu kelautan karena tidak bisa membaca notasi angka dan notasi balok. Namun, kegagalan itu hanya menjadi batu loncatan untuk bangkit. Saya terus belajar dan mengembangkan kemampuan vokal saya. Akhirnya saya berhasil meraih juara 1 kategori dangdut putri saat mengikuti lomba Fisheries Choir,” ujar gadis yang berencana memproduksi lagu originalnya sendiri. (wdy/bob)







