Kota Malang, blok-a.com – Menghadapi bulan Ramadhan 2024, PMI Kota Malang dihadapkan pada kemungkinan menurunnya jumlah orang yang melakukan donor darah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala PMI Kota Malang Imam Buchori pada hari Selasa (27/2/2024).
“Biasanya dalam musim bulan puasa jumlah pendonor yang datang ke kita menurun, karena minat dari masyarakat yang puasa itu tidak mau kalau siang,” tutur Imam saat diwawancara oleh awak media.
Oleh karena itu, PMI Kota Malang berencana menerapkan sejumlah strategi agar stok darah aman. Salah satunya adalah menggandeng rumah-rumah ibadah yang ada di Kota Malang untuk melancarkan program donor darah. Nantinya donor darah akan dilakukan di masjid setelah jam berbuka puasa.
“Oleh karena itu kita kerjasama dengan masjid atau gereja, supaya stok darah kita itu aman,” terangnya.
Permintaan darah ke PMI Kota Malang memang tinggi, karena statusnya yang telah memegang CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) yang menerangkan bahwa industri farmasi atau sarana telah memenuhi persyaratan dalam membuat obat dan/atau bahan obat.
“Hanya ada 18 instansi di Indonesia yang memiliki ini, dan di Pulau Jawa hanya 4 saja yang memegang CPOB,” terang Imam.
Oleh karena itu, tak ayal permintaan stok darah dari PMI Kota Malang datang dari berbagai penjuru wilayah.
“Karena kita satu hari paling tidak membutuhkan 120 sampai 200 kantong. Kita melayani 84 rumah sakit se-Malang Raya. Bahkan kita kalau stok kita aman, kita bisa mengirim, kalau ada yang minta, ke Makassar, Semarang, Ponorogo, kalau ada, seperti itu,” tuturnya.
Ditanya terkait persediaan stok darah dalam rentang waktu ini, Imam menyatakan stok darah yang ada saat ini aman karena minat pendonor masih tinggi. Bahkan minat donor darah cenderung meningkat akhir-akhir ini.
“Minat donor darah, alhamdulillah kita meningkat. Banyak, meningkat,” tuturnya.
Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat yang mengunjungi Markas PMI Kota Malang untuk memantau proses pengelolaan darah pada hari Selasa juga menyatakan bahwa stok darah di Kota Malang aman. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan stok.
“Saya minta diumumkan bahwa persediaan stok darah yang ada aman. Agar bisa dilihat oleh mereka-mereka yang membutuhkan,” terang Wahyu.








