Kota Malang, blok-a.com – Warga Binaan serta petugas Lapas Malang terlihat bahagia di Idul Adha 2024 ini.
Sebab mereka bisa menikmati kemeriahan Idul Adha dengan membakar sate bareng hasil hewan kurban di Lapas Malang.
Nampak keceriahan, dan keguyuban warga binaan maupun petugas Lapas Malang saat menyate daging hewan kurban. Tak ada perbedaan di antara mereka. Semua sibuk untuk membakar sate.
Mereka menyiapkan tusuk sate, juga pembakaran sekaligus arang hingga bumbu-bumbu penyedap sate.
Nampak pula warga binaan dan petugas bergantian mengipasi arang sampai sate tersebut terbakar sempurna.
Kalapas Kelas 1 Malang, Ketut Akbar Herry Achjar menjelaskan, tradisi bakar sate bareng antar warga binaan ini baru pertama kali. Dia mengajak tradisi idul adha di Lapas Malang dengan membakar sate itu ini bisa rutin dan jadi tradisi baru.
Dia menjelaskan, kegiatan bakar sate bareng ini menghadirkan suasana hangat dan kedekatan antar petugas dan warga binaan.
“Kegiatan ini diharapkan menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan di antara warga binaan dan petugas Lapas,” kata dia.
Tak hanya mempererat silaturahmi, bakar sate bareng ini bisa menjadi cara agar warga binaan mempunyai pengalaman layaknya berada di luar lapas.
Akbar ingin memberikan pengalaman di Idul Adha ini ke warga binaan agar seperti masyarakat di luar sana, yakni merayakan idul adha dengan bakar sate.
“Para warga binaan juga dapat merasakan suasana suka cita merayakan Idul Adha seperti masyarakat di luar (Lapas),” jelasnya.
Respon positif pun nampak dari warga binaan. Warga binaan antusias mengikuti kegiatan bakar sate bareng ini.
Terlihat di sela membakar mereka menyerukan tag line “L’SIMA BERASAP! L’SIMA UYE!”.
“Alhamdulillah kegiatan ini disambut positif oleh warga binaan. Semoga di tahun selanjutnya kami bisa melanjutkan tradisi baru ini. Selain melatih kekompakan dan solidaritas, kami berharap kegiatan ini bisa memberikan kebahagian dan kehangatan bagi warga binaan,” kata dia.(bob)








