Pencurian Router Wifi di Kota Malang, Pelaku Mengaku Sebagai Teknisi

caption:Karyawan MR Fruit Slice dan Juice sedang menunjukan lokasi Router Wifi di Jalan Sunan Kalijaga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Kamis (20/6/2024) (blok-a/Andik Agus ).
caption:Karyawan MR Fruit Slice dan Juice sedang menunjukan lokasi Router Wifi di Jalan Sunan Kalijaga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Kamis (20/6/2024) (blok-a/Andik Agus ).

Kota Malang, blok-a.com – Seorang pencuri terekam CCTV saat beraksi mencuri perangkat router Wifi di wilayah Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (20/6/2024).

Dalam rekaman CCTV itu, pencuri melakukan aksi pencurian router Wifi itu sendirian. Lokasi pencuriannya sendiri berada di kedai Mr Fruit Slice dan Juice yang berada di Jalan Sunan Kalijaga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Pemilik router Wifi, Adibayu menjelaskan, pencurian itu diduga terjadi pada Senin (17/6/2024) lalu atau tepatnya saat Idul Adha.

Dia menceritakan pencurian itu dilakukan saat kedai miliknya tutup sebab hari libur. Dia mengetahui bahwa router Wifi-nya dicuri keesokan harinya Selasa (18/6/2024).

“Lalu keesokan harinya atau Selasa (18/6/2024) sekira pukul 10.00 WIB, stan baru buka dan saya langsung aktifkan sistem di HP,” ujar Bayu kepada awak media, Kamis (20/6/2024).

Saat hendak mengaktifkan sistim Wifi, ujar Bayu, di layar ponselnya tidak ditemukan Wifi yang biasa digunakannya.

“Koneksi selalu gagal. Awalnya dikira ada gangguan jaringan, namun saat dicek, ternyata router WiFi yang terpasang di bagian atas stan telah hilang,” jelasnya.

Akhirnya dirinya, langsung mengecek CCTV. Dan ternyata benar, router WiFi nya hilang dicuri.

“Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi pada Senin (17/6/2024) sekira pukul 14.50 WIB. Awalnya, pelaku yang beraksi seorang diri ini memarkirkan motornya di seberang stan,” imbuhnya.

Adibayu mengaku telah bertanya ke sejumlah warga di sekitar lokasi pencurian. Terdapat salah satu pedagang makanan yang melihat pelaku.

Berdasarkan pengakuan pedagang, pelaku sempat mengaku sebagai petugas teknisi. Akhirnya warga tidak menaruh curiga saat pelaku melancarkan aksinya mencuri router Wifi.

“Padahal, itu hanya modus pelaku untuk melancarkan aksinya,” bebernya.

Kemudian, pelaku mendatangi stan korban lalu memanjat dengan pijakan kursi dan meja. Setelah itu, pelaku mengambil router Wifi dan bergegas meninggalkan lokasi.

“Routernya itu dari provider MNC dan untuk harga alatnya saya tidak tahu. Karena itu modelnya satu paket, dimana saat pasang baru seharga Rp 450 ribu. Dan atas kejadian ini, operasional jualan sedikit terganggu,” ungkapnya.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo menerangkan, bahwa pihaknya akan segera menyelidiki terkait kejadian pencurian tersebut.

“Meskipun saat ini, pihak korban belum melapor ke kami. Namun, saya telah memerintahkan anggota Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan,”terang Anton, Kamis (20/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Anton Widodo juga mengimbau kepada masyarakat, untuk meletakkan perangkat router WiFi di tempat yang aman.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, untuk menempatkan router WiFi di tempat yang aman dan sedikit tersembunyi. Sehingga, orang lain tidak bisa mengetahui dan menjangkaunya,” tandasnya. (ags/bob)