Kota Malang, blok a com – Dinas Perhubungan Kota Malang melalui bidang parkir, sedang melakukan sosialisasi terkait pembayaran dan pengawasan pada petugas parkir.
Pembayaran yang dulunya dilakukan secara manual, antara petugas parkir dengan juru pungut (jupung) atau petugas dari Dishub, akan dilakukan melalui transfer langsung atau via virtual account.
“Ini salah satu untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan antara jupung dengan petugas parkir. Sekaligus kita ingin mengetahui titik itu berapa pemasukan untuk retribusi untuk Pendapatan Anggaran Daerah (PAD), ” kata Kabid Pengelolaan Perparkiran Dishub Kota Malang, Rahmad Hidayat, Kamis (27/6/2024).
Selain keterbatasan petugas jupung kita, karena mereka menarik setiap hari. Apalagi sekarang jaman teknologi, dan regulasinya memang nontunai langsung untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kedua, kita akan lebih mengintensifkan pengawasan jukir yang ber-KTA atau jukir yang tidak ber-KTA dalam arti bisa dikategorikan jukir liar,” tegas Rahmad.
Untuk saat ini dalam forum dengan Polresta, Kodim, Denpom, Forkopimda sudah sepakat. Bahwasanya dalam penindakan hukum terhadap jukir liar atau tidak ber-KTA itu, sementara hanya dilakukan pembinaan. Sedangkan penindakan hukumnya melekat pada Kepolisian dan Kejaksaan.
“Untuk sementara kita bina dulu. Nanti kalau sudah kita lakukan pembinaan tidak bisa, ya kita serahkan sesuai kewenangan pada mereka,” imbuh Rahmad.
Selain itu, pengawasan juga akan semakin diintensifkan, sekaligus melakukan operasi gabungan untuk penindakan hukumnya.
“Penindakan hukumnya adalah parkir yang salah ada rambu-rambu, marka, adalah kewenangan kepolisian yang langsung menilang. Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” terang Rahmad.
Akan tetapi yang tidak sesuai peruntukannya itu kewenangan Satpol PP sesuai Perda Trantibum.
“Ini yang nanti kita lakukan pelan pelan. Sehingga nanti ke depan, penataan secara bertahap. Supaya golnya tertib, baik juru parkirnya itu sendiri maupun para pengendara yang parkir itu sendiri,” pungkasnya. (ags/gni)








