Kabupaten Malang, blok-a.com – Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang ikuti sosialisasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) pekerja PMI di Pendopo Agung Malang, pada Kamis (25/7/2024)
Sosialisasi tersebut digunakan untuk memberikan edukasi bahwa KB merupakan hal penting. Selanjutnya, 400 PMI akan mendapatkan fasilitas KB gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
Bupati Malang, Sanusi mengatakan, sosialisasi tersebut penting diberikan oleh tenaga kerja migran, mengingat salah satu persyaratan keberangkatan PMI yakni tidak dalam kondisi hamil.
“Salah satu persyaratan mereka (PMI) akan diberangkatkan yakni tidak boleh berangkat, sehingga (sosialisasi) ini penting supaya nanti ketika mereka siap berangkat tidak dalam keadaan hamil,” kata Sanusi kepada awakmedia, Kamis (25/7/2024).
Terpisah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati mengapresiasi kegiatan pagi ini. Ia mengatakan, bahwa sosialisasi terkait pentingnya KB dengan melibatkan PMI baru kali ini dilakukan di Jawa Timur.
“Hal semacam ini tentu saja akan saya adopt untuk (diterapkan) di kabupaten/kota lain di Jatim yang banyak CPMI nya. Kalau di Jatim ini baru pertama kali, mungkin ini bisa menjadi acuan daerah lain,” kata Maria.
Selain diberikan sosialisasi dan fasilitas KB secara gratis, kata Maria, mereka para PMI juga mendapatkan pembekalan terkait mengelola keuangan oleh bank pemerintah.
“Jadi yang pertama itu adalah pemahaman tentang KB dulu, termasuk obat dan alat kontrasepsi. Tujuannya ya agar CPMI ini ber-KB sebelum ke luar negeri,” jelasnya.
“Di sini mereka juga akan dibekali bagaimana cara mengatur keuangan. Makanya di sini Pemkab Malang mengundang salah satu narasumber dari perbankan untuk mendampingi mereka,” sambung Maria. (ptu/bob)








