Malang Diguncang 204 Kali Gempa Selama 2024

Prediksi Titik Gempa Megathrust Berjarak 200 Kilometer dari Kota Malang, Dinilai Aman Tapi Harus Waspada
Ilustrasi (ist.)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Stasiun III Malang mencatat sejak Januari hingga pertenggahan Agustus 2024 telah terjadi gempa bumi sebanyak 204 kali, di wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Stasiun III Malang Mamuri menerangkan, gempa yang berpusat di Malang tersebut memiliki kekuatan yang cenderung kecil yakni dibawah 5 Skala Richter (SR).

“Kebanyakan gempa berpusat di laut Selatan Malang,” kata Mamuri kepada blok-a.com, Jumat (23/8/2024).

Jika dirinci, pada bulan Juli 2024 gempa bumi yang berpusat di Malang terjadi sebanyak 24 kali. Sedangkan awal Agustus hingga hari ini, ada sebanyak 15 kali peristiwa gempa bumi.

“Selama delapan bulan, ada 14 gempa di rasakan oleh warga Kabupaten Malang dan sekitarnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan wilayah Kabupaten Malang berpotensi terjadi gempa bumi. Sebab, di bagian selatan terdapat lempeng Indo-Australia yang menyusut ke bawah lempeng Eurasia.

Lempeng Eurasia berada di atas langsung Pulau Jawa. Sehingga dua lempeng tersebut dapat melakukan aktivitas subduksi. Yakni proses geologi wilayah kerak bumi yang memiliki dua lempeng tektonik.

Sebelumnya, gempa bumi juga terjadi pada 13 Agustus 2024 dengan magnitudo 4,5, gempa tersebut berpusat di 114 kilometer di tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Lokasinya berpusat di 115 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 57 kilometer. Gempa tersebut terjadi akibat aktivitas subduksi. Tidak hanya dirasakan warga Kabupaten Malang, gempa itu juga dirasakan sampai Blitar, Jember, dan Lumajang. (ptu/bob)