Bambang-Bayu Resmi Daftar ke KPU Sebagai Peserta Pilwali Kota Blitar 2024

Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro usai mendaftar di KPU Kota Blitar. (blok-a.com/Fajar)
Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro usai mendaftar di KPU Kota Blitar. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Rabu (28/08/2024).

Kedatangan Bambang-Bayu di KPU Kota Blitar diantar petinggi, pengurus, partai pengusung, dan partai pendukung, serta ribuan simpatisan dan relawan.

Pasangan Bambang-Bayu diusung oleh 4 partai besar yakni, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PPP, serta didukung 7 partai non parlemen, yakni Partai Hanura, PKS, Partai Perindo, Partai Ummat, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang dan Partai Gelora.

Usai pendaftaran, calon Wali Kota Blitar, Bambang Rianto menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang dianggap bermanfaat dari wali kota sebelumnya, seperti sekolah gratis dan program RT Keren.

“Harapannya, agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Pilkada serentak, khususnya di Kota Blitar akan berlangsung aman damai dan gembira,” kata Bambang Rianto.

Lebih lanjut Bambang Kawit, sapaan akrab Bambang Rianto menandaskan, jika dirinya terpilih menjadi Wali Kota Blitar, yang pertama akan melanjutkan program-progam yang baik dari pemerintahan sebelumnya.

“Tentunya kita juga harus sharing dengan anggota dewan dan masyarakat. Mana-mana program yang harus diteruskan, dan mana-mana program yang banyak manfaatnya untuk masyarakat. Tentunya ini peran masyarakat sangat penting,” tandas Bambang Kawit.

Bahkan Bambang juga mengajak para awak media untuk menyajikan berita yang seimbang dan tidak provokatif, sehingga tidak merugikan para calon kepala daerah.

“Edukasi yang baik dari media sangat penting untuk menciptakan suasana Pilkada yang kondusif. Jangan sampai berita digoreng-goreng sesuai selara,” pungkasnya. (jar/lio)