Kota Malang, blok-a.com – Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) XII resmi digelar di Universitas Negeri Malang (UM) mulai 19-25 April 2026. Festival ini merupakan ajang temu dan ruang pertukaran gagasan bagi unit kegiatan mahasiswa (UKM) teater dari kampus non-seni di seluruh Indonesia, dengan UKM Teater Hampa bertindak sebagai panitia penyelenggara.
Achmad Shodikin, Ketua Pelaksana, menjelaskan, ajang Festamasio telah berlangsung sejak 2001 dan diselenggarakan dua tahun sekali dengan sistem tuan rumah bergilir. Pada edisi ke-12 ini, Malang dipercaya menjadi penyelenggara setelah penunjukan pada gelaran sebelumnya di Universitas Padjadjaran.
“Festa Masio ini ajang silaturahmi dan ruang berkarya bagi teman-teman teater mahasiswa untuk saling bertukar gagasan,” ujarnya saat ditemui blok-a.com, Rabu (22/4/2026).
Sebanyak 10 kelompok teater dari berbagai daerah lolos kurasi dan tampil dalam festival ini. Proses seleksi dilakukan sejak Agustus hingga Desember 2025 melalui pengiriman video pementasan, sebelum diumumkan pada Januari 2026.
Peserta yang tampil di antaranya Teater Sisi (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara), Teater Gabi 91’ (Universitas Sriwijaya), Teater Kafe Ide (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa), Teater Patri (Universitas Pamulang), hingga GSSTF (Universitas Padjadjaran). Selain itu, terdapat Sanggar Seni Demokrat (Universitas Lambung Mangkurat), Sanggar Titian Barantai (Universitas Islam Kalimantan), Teater Yupa (Universitas Mulawarman), Teater Kampus (Universitas Hasanuddin), serta Teater Titik Dua (Universitas Negeri Makassar).
Pada edisi kali ini, Festamasio XII mengusung tema “ekologi sosial”. Tema tersebut mengangkat relasi antara manusia dengan lingkungan serta hubungan sosial antar manusia yang dinilai semakin kompleks, terutama di tengah isu alih fungsi lahan dan eksploitasi sumber daya alam.
“Harapannya teman-teman bisa menyuarakan isu-isu itu lewat teater dan menjadi lebih kritis terhadap masalah di sekitarnya,” kata Shodik, sapaan akrabnya.
Rangkaian kegiatan Festamasio XII dimulai pada 19 April 2026 dengan agenda penyambutan dan ramah tamah. Selanjutnya, pembukaan resmi, technical meeting, dan orientasi panggung dilaksanakan pada 20 April 2026.
Pementasan teater menjadi agenda utama yang berlangsung selama tiga hari, yakni 21-23 April 2026. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang mencakup keaktoran oleh Iswadi Pratama, workshop penyutradaraan oleh Mushtofa Kamal, dan workshop manajemen produksi oleh Aik Vela Pratisca.
Festamasio XII ini nantinya akan ditutup dengan malam penganugerahan yang digelar pada 25 April 2026 di lingkungan Universitas Negeri Malang. Dalam agenda ini, panitia bersama dewan juri akan mengumumkan hasil penilaian dari seluruh pementasan yang telah digelar sejak 21 hingga 23 April 2026.
Selain penyerahan penghargaan, malam penganugerahan juga dimeriahkan oleh sejumlah penampilan, mulai dari Kos Atos, Malang Fire Dance, Tari Beskaln by DKM, Karawitan, hingga musikalisasi puisi.
Shodik berharap seluruh rangkaian Festa Masio 12 ini dapat dirasakan oleh berbagai pihak, baik peserta, tamu undangan, maupun masyarakat umum di Kota Malang.
Menurutnya, melalui ajang ini para peserta diharapkan saling bertukar gagasan, pengalaman, hingga cara pandang dalam melihat isu-isu yang berkembang di sekitar mereka. Proses interaksi tersebut dapat memperkaya perspektif sekaligus memperkuat jejaring antar UKM teater lintas daerah.
“Harapannya semua yang terlibat bisa menikmati momen ini dari berbagai aspek, baik pementasan, workshop, maupun kegiatan lainnya,” tutupnya.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal lengkap pementasan, rangkaian kegiatan workshop, hingga malam penganugerahan dapat diakses melalui akun Instagram resmi @festamasio12malang. (ber)








