Bio Energi Medical Chi Kung, Cara Sehat dan Tenang Ala Komunitas Malang

Instruktur latihan Bio Energi Medical Chi Kung memandu peserta, Jumat (31/10/2025) (blok-a/Bob Bimantara Leander)
Instruktur latihan Bio Energi Medical Chi Kung memandu peserta, Jumat (31/10/2025) (blok-a/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-a.com – Gaya hidup sehat makin diminati warga Kota Malang. Salah satunya lewat Bio Energi Medical Chi Kung, metode latihan asal Taiwan yang memadukan pernapasan, gerakan lembut, dan konsentrasi pikiran.

Latihan ini tak sekadar menjaga kebugaran tubuh, tapi juga membantu menenangkan pikiran dan mengeluarkan energi negatif, terutama bagi para lansia. Setiap Jumat pagi, ratusan peserta antusias mengikuti sesi rutin di halaman Villa Puncak Tidar, Kota Malang.

Pelatih sekaligus pengurus Cabang Malang, Andri Sutanto, menjelaskan bahwa latihan ini berbeda dengan senam biasa. Fokusnya bukan pada gerakan cepat, melainkan pada teknik pernapasan dan pengolahan energi dalam tubuh.

“Ini latihan pernapasan bioenergi medical chikung dari Taiwan. Bukan senam biasa, tapi latihan pernapasan tenaga dalam. Manfaatnya besar sekali untuk lansia, karena tidak terlalu berat tapi tetap menjaga kesehatan,” ujar Andri.

Peserta kompak mengikuti Bio Energi Medical Chi Kung metode latihan asap Taiwan di Malang, Jumat (31/10/2025) (blok-a/Berril Labiq)
Peserta kompak mengikuti Bio Energi Medical Chi Kung metode latihan asap Taiwan di Malang, Jumat (31/10/2025) (blok-a/Berril Labiq)

Menurutnya, banyak peserta merasakan manfaat nyata dari latihan ini. Beberapa yang dulu kesulitan bergerak kini berangsur membaik.

“Ada yang dulu tidak bisa jongkok atau angkat tangan, sekarang sudah sembuh,” tambahnya.

Ketua Duta Bio Energi Malang, Soewito Widjaja, menambahkan, komunitas ini rutin berlatih setiap Jumat pagi mulai pukul 06.00 sampai 07.30. Bio Energi Chi Kung sendiri merupakan hasil pengembangan dari latihan Chi Kung tradisional yang disederhanakan agar bisa diikuti semua usia.

“Gerakannya sederhana, fokus pada penyatuan pernapasan, pikiran, dan tubuh. Banyak yang merasakan manfaatnya karena melatih konsentrasi dan memperlancar aliran energi dalam tubuh,” ungkap Soewito.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan. Beberapa lansia bahkan menunjukkan perubahan signifikan setelah rutin mengikuti latihan.

“Ada yang dulu datang pakai kursi roda, sekarang sudah bisa berjalan pelan. Karena penyakit itu sebenarnya berasal dari tubuh yang tidak seimbang,” katanya.

Sementara itu, Pembina Pusat Duta Bio Energi, Sutrisno Liono, menyebut latihan ini kini berkembang pesat di Indonesia. Tercatat lebih dari 3.000 anggota aktif tersebar di Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Gerakannya sederhana, tidak melompat-lompat, cocok untuk usia di atas 60 tahun. Dan yang paling penting, kegiatan ini murni amal tanpa iuran, bahkan peserta juga dapat sarapan bersama,” jelasnya.

Sutrisno berharap masyarakat menjadikan Bio Energi Medical Chi Kung sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

“Kalau kita sehat sendiri, tapi teman atau keluarga tidak sehat, kita juga tidak bisa menikmati hidup. Jadi mari sehat bersama, supaya bisa bahagia bersama,” pungkasnya. (ber/bob)