Aksi Curanmor di Lowokwaru Malang, Motor Mahasiswi Magang Hilang dari Rumah Kos

Aksi Curanmor di Lowokwaru Malang, Motor Mahasiswi Magang Hilang dari Rumah Kos
Aksi Curanmor di Lowokwaru Malang, Motor Mahasiswi Magang Hilang dari Rumah Kos

Kota Malang, blok-a.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Kota Malang. Kali ini, seorang mahasiswi yang sedang menjalani program magang menjadi korban setelah sepeda motor miliknya raib digondol maling dari area parkir rumah kos di Jalan Candi Panggung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang

Korban diketahui bernama Anisa. Motor Honda bernopol S 5922 NBS miliknya hilang pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 08.40 WIB saat ia hendak berangkat untuk aktivitas liputan pagi.

Padahal, malam sebelumnya kendaraan tersebut masih terparkir seperti biasa di halaman rumah kos yang bagian bawahnya digunakan sebagai apotek 24 jam.

Korban mengaku awalnya tidak menaruh curiga. Namun saat turun dari kamar kos untuk berangkat, motornya sudah tidak berada di tempat semula.

“Pas saya turun kok sudah enggak ada. Saya sempat tanya ke apotek dekat situ, awalnya mereka kira saya sudah berangkat,” ujar Anisa, Jumat (8/5/2026).

Merasa ada yang tidak beres, Anisa kemudian berusaha menelusuri keberadaan kendaraannya dengan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penelusuran tersebut, diketahui motornya ternyata telah digondol maling pada dini hari.

“Ternyata memang diketahui jam 2 dini hari itu ada yang ngambil,” katanya.

Ia menuturkan, selama ini selalu menggunakan pengamanan ganda untuk motornya, yakni dengan kunci stang dan tambahan kunci cakram. Namun pada malam sebelum kejadian, ia hanya sempat mengunci setir motor karena kelelahan dan tertidur lebih awal.

“Saya biasanya kunci cakram juga, cuma kemarin ketiduran jadi enggak sempat,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur kendaraan miliknya. Lokasi parkir yang berada di area terbuka juga diduga memudahkan pelaku saat beraksi pada waktu dini hari.

Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Lowokwaru. Kerugian yang dialami ditaksir mencapai Rp17 juta.

Kapolsek Lowokwaru, Anang Tri Hananta, membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor tersebut. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Lowokwaru masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Masih dalam penyelidikan,” ucapnya.

Polisi juga mendalami rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk melacak keberadaan pelaku dan kendaraan korban yang hilang. (bob)