Terekam CCTV, Dua Orang Bobol dan Curi Rokok dan Uang di Toko Kelontong di Dampit Malang

Terekam CCTV, Dua Orang Bobol dan Curi Rokok dan Uang di Toko Kelontong di Wagir Malang
Lubang di tembok yang berhasil dirusak pelaku pembobolan toko kelontong di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warsiani pemilik toko kelontong asal Dusun Krajan RT 06 Rw 01 Desa Majang Tengah Kecamatan Dampit Kabupaten Malang, harus menelan kerugian puluhan juta rupiah. Pasalnya toko kelontong miliknya habis dibobol dua orang pencuri yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa pembobolan toko kelontong milik Warsiani di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang itu diketahui sekitar pukul 03.15,  Senin (5/2/2024) dini hari.

Atas peristiwa pembobolan itu, beberapa slop rokok dan uang tunai raib digondol. Akibatnya Warsiani alami kerugian sekitar Rp 40 juta.

Kapolsek Dampit, AKP Bagus Wijanarko membenarkan. Dia menerima laporan dari Warsiani bahwa Senin (5/2/2024) toko kelontongnya jadi sasaran pembobolan dan pencurian sekitar pukul 03.18.

Begitu menerima laporan, ungkap Bagus, pihaknya langsung menugaskan anggotanya untuk melakukan olah TKP ke warung itu dan meminta keterangan dari beberapa saksi.

Hasilnya diduga pelaku pembobolan masuk ke toko tersrbut dengan menjebol tembok toko dan merusak sebuah pintu yang terbuat dari triplek.

“Berdasarkan olah TKP diketahui pencuri melalui garasi, dengan menjebol tembok batako kemudian merusak pintu yang terbuat dari triplek yang memisahkan garasi dengan toko.” ujar AKP Bagus kepada awak media , Rabu (7/2/2024).

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut memperlihatkan dua orang telah membobol toko milik Warsiani dengan cara merusak tembok batako di garasi toko Ttersebut.

“Kemudian kedua pelaku merangkak masuk ke dalam garasi dan kedua pelaku kembali merusak/melubangi pintu triplek antara garasi dengan toko,” jelasnya.

Usai pintu berlubang, kemudian pelaku merusak grendel pintu toko sebelah atas. Lalu melepas bambu penyangga pintu.

Setelah pintu terbuka, pelaku lantas mengobrak-abrik seisi warung lalu mengambil rokok serta uang tunai.

Mantan Kapolsek Tumpang itu menambahkan, saat ini pihak unit reskrim Polsek Dampit berusaha terus memburu pelaku pembobolan sekaligus pencurian itu. Berdasarkan data hasil rekaman CCTV, saat kedua orang pencuri tersebut melakukan aksinya.

Karena berdasarkan rekaman CCTV tersebut pihak Unit Reskrim Dampit, sedikit banyak mengetahui identitas pencurinya.

Namun pihaknya tidak bisa gegabah, maka harus mengumpulkan satu bukti lagi sebagai bukti penguatan untuk melakukan penangkapan pada kedua orang pelaku pencurinya.

“Kami masih lakukan pengumpulan data dan bukti yang cukup kuat meskipun pihak kepolisian sudah memiliki bukti rekaman cctv,” pungkasnya. (ags/bob)