Kota Malang, blok-a.com – Bicara soal wisata di kota Malang tidak ada habisnya. Kota Malang memiliki berbagai macam wisata menarik, mulai dari wisata alam, sejarah, hingga yang tak kalah unik yaitu kampung tematik.
Ketika liburan di Kota Malang, para pengunjung bisa menemukan banyak kampung tematik unik yang tak boleh dilewatkan. Biasanya kampung tematik identik dengan deretan rumah penduduk yang sederhana, ataupun pemandangan sawah dan gunung, yang menjadi daya Tarik tersendiri.
Namun, kampung tematik di Kota Malang menawarkan hal yang berbeda. Kampung tematik pada intinya adalah upaya pembangunan dengan menonjolkan ciri khas dan keunikan pada suatu wilayah tertentu. Sehingga mampu memberikan nilai tambah pada wilayah tertentu, khususnya sektor ekonomi di Kota Malang.
Tidak sedikit wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke kampung-kampung tematik tersebut. Karena kampung Tematik ini bisa diakses dengan mudah dari pusat kota, juga memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri.
Berikut Blok-a.com akan memberikan 5 rekomendasi kampung tematik enak dikunjungi saat liburan Panjang.
- Kampung Heritage Kajoetangan
Kampung tematik Heritage Kajoetangan memiliki ciri khas deretan rumah yang berarsitektur kolonial Belanda. Dalam sejarahnya, kampung ini merupakan bekas pusat bisnis Belanda dan tempat tinggal orang-orang Belanda.
Melansir situs web resmi Pemkot Malang, ada sekitar 60 rumah tua yang relatif terjaga bentuk aslinya. Disini para pengunjung dapat menikmati fasilitas yang ada seperti spot foto yang instagramable, masjid, toilet, balai warga dan beberapa café. Selain itu para pengunjung dapat melihat secara langsung beberapa bentuk peninggalan Belanda yang masih tersisa. Tak hanya itu, selain dapat menikmati keindahan dan keunikan Kampung Kajoetangan, serta dapat belajar Sejarah terhadap kampung ini.
Lokasinya: Jalan Jenderal Basuki Rachmat Gang VI, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang
Operasional: Senin – Jumat pukul 07.00- 19.00 WIB
Untuk hari Sabtu – Minggu buka pukul 06.00 – 19.30 WIB
Harga Tiket Masuk: Rp 5 ribu
- Kampung Budaya Polowijen
Kampung Budaya Polowijen merupakan warisi tradisi lestarikan budaya. Karena satu satunya kampung di Kota Malang yang sangat kuat akar sejarah dan budaya yang berasal dari kampung Polowijen ini. Kampung ini konon katanya adalah tempat asal Ken Dedes. Di sini pula terdapat sumur Windu yang merupakan petilasan Ken Dedes.
Kampung ini diresmikan pada tanggal 2 April 2017, oleh Walikota Malang. Kemudian secara resmi menetapkan Polowijen sebagai Kampung Tematik yaitu Kampung Budaya Polowijen.
Di kampung ini, para pengunjung dapat belajar tentang budaya Polowijen asli sebagai warisan leluhur utamanya, seperti tari topeng, pembuatan topeng, membatik, serta pelestarian budaya dan situs asli Polowijen seperti Sumur Windu dan Situs Makam Mbah Reni (orang pertama yang membuat topeng malangan).
Selain itu, para pengunjung dapat menikmati fasilitas yang telah disediakan seperti home stay, gazebo, gallery Sejarah, panggung, perpustakaan, toilet, mushola dll.
Lokasi: jalan Cakalang, RT 03 RW 02, Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang.
Jam operasional: Senin – Minggu 06.00 – 21.40 WIB
HTM: jika berkunjung sendiri maupun berdua, tidak dikenakan biaya masuk.
Namun jika berkunjung rombongan maka dikenakan biaya Rp 10 ribu per orang.
- Kampung 3G ( Glitung Go Green)
Ketika berkunjung ke Kota Malang, Kampung Glintung bisa menjadi salah satu rekomendasi destinasi wisata yang patut dikunjungi. Kampung ini dulunya kampung yang kumuh, rawan penyakit dan rawan banjir. Namun sekarang bertranspormasi menjadi kampung bersih dan hijau. Itu semua, sebab kerja keras dan fokus warga setempat dalam kegiatan penghijauan meliputi urban farming, konservasi air hingga pengolahan sampah diterapkan dengan disiplin. bahkan mendapatkan penghargaan nasional hingga internasional.
Para pengunjung dapat menikmati keindahan lingkungan penuh tanaman indah dan hijau serta menikmati fasilitas yang telah disediakan, seperti toilet, gazebo, keindahan taman, selain itu juga bisa belajar menanam, mengenal jenis tanaman hias maupun herbal, serta merawan tanaman dengan baik dan benar.
Lokasi: Jalan. Karya Timur Dalam ii no kav 6, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
Jam operasional: Senin – Minggu, 06.00 – 20.00 WIB
HTM: Free
- Kampung Tempe Sanan
Kampung yang satu ini merupakan penghasil oleh-oleh cemilan khas Kota Malang yakni keripik tempe. Mulanya kampung ini adalah sentra pengrajin tempe dan tahu, karena ada lebih dari 500 pengrajin terpusat disini. Semua pengrajin tersebut kemudian bergabung dalam Paguyuban dan Sentra Keripik Tempe Sanan, dan mengembangkan berbagai inovasi baru.
Kampung tersebut memiliki program pembelajaran proses pembuatan tempe sampai menjadi kripik tempe. Tak hanya aneka macam keripik tempe, kampung ini juga menjual keripik buah. Kampung Sanan Tempe bukan hanya sekadar destinasi kuliner, tetapi juga pusat kearifan lokal.
Selain itu, para pengunjung juga dapat menikmati fasilitas yang disediakan seperti, area parkir, toilet umum, cafetaria, balai pertemuan, kuliner, spot foto, musholla, area wifi, aneka kulineran.
Lokasi: Jalan Sanan 30-22, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126
Jam operasional: Senin – Sabtu, 08.00 – 14. 00 WIB. Untuk hari minggu dan libur nasional dapat dikunjungi sebagai wisata belanja.
HTM: Free
- Kampung Warna – Warni Jodipan
Kampung warna – warni Jodipan menjadi salah satu tempat wisata unik dan favorit di Kota Malang. Rumah-rumah di Kampung Jodipan ini di cat warna-warni. Terlihat indah dan menjunjung tinggi nilai seni. Awalnya, kampung ini adalah kampung kumuh, rawan penyakit dan rawan banjir apalagi di pinggiran sungai. Kemudian ‘disulap’ menjadi kampung warna-warni yang aesthetic dan diresmikan langsung oleh H. Mochamad Anton, Walikota Malang, pada tahun 2017.
Berkunjung bersama keluarga di Kampung Warna – Warni Jodipan sangat cocok. Apalagi bersama, pasangan semakin romantic. Karena Sudut-sudut kampung dihiasi dengan berbagai warna yang elok dipandang. Warna cerah dan terang sangat memikat perhatian setiap pengunjung. Spot-spot menarik yang instagramable bisa kamu temukan saat berkunjung ke Kampung Warna Warni Jodipan.
Selain itu para pengunjung dapat menikmati keindahan di kampung ini, seperti spot foto yang instragramable, jembatan kaca ngalam, pemandangan Sungai brantas, jika beruntung dapat melihat sunrise dan sunset.
Adapun fasilitas di Kampung Warna Warni Jodipan yaitu tempat parkir, musholla, toilet, tempat bersantai, berbagai macam kuliner.
Lokasi: Jodipan, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
Jam operasional: Senin – Minggu, 07.00 – 17.00 WIB
HTM: Rp 5 ribu per-orang
Penulis: Anwar Arya








